GemaWarta – 30 Juli 2026 | Pertandingan antara LaFC dan Real Salt Lake menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah persiapan MLS untuk merombak sistem tope salarial. Ini bertujuan untuk menarik lebih banyak bintang sepak bola dan memberikan kebebasan kepada klub untuk berinvestasi. Perdebatan ini dimulai setelah kedatangan Lionel Messi ke MLS, yang mempercepat evolusi liga menuju model yang disebut MLS 3.0.
Pada Juego de Estrellas 2026, MLS All-Stars berhasil mengalahkan Liga MX All-Stars dengan skor 4-3. Pertandingan ini mempertontonkan aksi seru dari kedua tim, dengan Son Heung-min dari LAFC mencetak dua gol dan ditunjuk sebagai MVP. Sementara itu, Liga MX All-Stars mencoba menyamakan skor tetapi tidak berhasil.
Sebelum pertandingan, beberapa pemain seperti Lionel Messi dan Rodrigo De Paul dilepaskan dari komitmen setelah berpartisipasi dalam final Piala Dunia 2026. Beberapa pemain lain seperti Mbekezeli Mbokazi dan Hugo Cuypers juga tidak dapat berpartisipasi karena cedera atau transfer.
Pertandingan ini menarik perhatian besar karena merupakan pertemuan antara dua liga sepak bola teratas di Amerika Utara. Ini juga menjadi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka dan memperkuat kerja sama antara MLS dan Liga MX.
Dalam beberapa tahun terakhir, MLS telah mengembangkan diri dengan cepat dan berhasil menarik pemain-pemain berbakat dari seluruh dunia. Dengan perubahan sistem tope salarial, diharapkan MLS dapat menarik lebih banyak bintang sepak bola dan meningkatkan kualitas pertandingan.
Juego de Estrellas 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola di Amerika Utara semakin kompetitif dan menarik. Pertandingan ini juga menunjukkan kerja sama yang erat antara MLS dan Liga MX, serta potensi untuk tumbuh dan berkembang di masa depan.











