GemaWarta – 14 Juni 2026 | Pertandingan antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 1-1. Pertandingan ini merupakan debut bagi Carlo Ancelotti sebagai pelatih Brasil. Ismael Saibari membuka skor bagi Maroko, namun Vinicius Junior menyamakan skor dengan tendangan yang indah.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Brasil masih memiliki masalah di lini tengah, terutama dalam hal kreativitas dan kontrol. Ancelotti memilih untuk tidak menggunakan Endrick sebagai pemain pengganti, meskipun pemain muda itu telah menunjukkan performa yang baik di klubnya.
Brasil juga mengalami kesulitan di lini belakang, terutama di posisi bek kanan. Roger Ibanez, yang dipilih sebagai bek kanan, mengalami kesulitan dalam menghadapi Noussair Mazraoui dan Bilal El Khannouss. Lucas Paqueta juga mengalami kesulitan dalam pertandingan ini.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Brasil masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan untuk memperbaiki performa mereka. Ancelotti harus membuat keputusan yang tepat dalam memilih pemain dan strategi yang akan digunakan dalam pertandingan selanjutnya.
Matheus Cunha, yang sebelumnya merupakan pemain inti, harus puas bermain sebagai pemain pengganti. Ia memasuki lapangan pada babak kedua, tetapi belum bisa menunjukkan dampak yang signifikan. Cunha harus terus berjuang untuk mendapatkan tempat di tim utama.
Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa Maroko merupakan tim yang tangguh dan tidak boleh diremehkan. Mereka telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam menghadapi tim-tim besar, dan mereka bisa menjadi ancaman bagi tim-tim lain di Piala Dunia 2026.











