GemaWarta – 29 Juli 2026 | Pertarungan antara Anthony Joshua dan Kristian Prenga baru-baru ini telah menjadi sorotan dunia petinju. Joshua, yang telah absen selama tujuh bulan dari dunia tinju karena kecelakaan mobil yang merenggut nyawa dua sahabat dekatnya, akhirnya kembali ke ring dan berhasil mengalahkan Prenga di ronde kedua.
Sebelum pertarungan, banyak yang meragukan kemampuan Joshua setelah absen selama beberapa bulan. Namun, Joshua menunjukkan mental juara dan berhasil bangkit dari dua knockdown di ronde pertama untuk kemudian mengalahkan Prenga dengan kombinasi pukulan keras.
Pertarungan ini juga menjadi perhatian karena diharapkan menjadi ajang pemanasan sebelum Joshua menghadapi Tyson Fury pada akhir tahun. Fury sendiri baru-baru ini juga berhasil mengalahkan Mariusz Wach, meskipun membutuhkan waktu tujuh ronde untuk melakukannya.
Audley Harrison, petinju Inggris yang pernah menjadi juara Olimpiade, menyatakan bahwa pertarungan antara Joshua dan Fury akan menjadi pertarungan yang menarik, meskipun keduanya sudah tidak lagi pada puncak kemampuan mereka. Harrison juga mengakui bahwa punch resistance Joshua tidak seperti dulu, tetapi tetap menyatakan bahwa Joshua masih memiliki kemampuan untuk mengalahkan Fury.
Sementara itu, Nakisa Bidarian, manajer MVP, menyatakan bahwa Jake Paul memberikan tes yang lebih sulit kepada Joshua dibandingkan dengan Prenga. Bidarian mengatakan bahwa Paul dapat bertahan selama enam ronde melawan Joshua, sementara Prenga hanya dapat bertahan selama dua ronde sebelum dikalahkan.
Dengan kemenangan ini, Joshua kini siap untuk menghadapi Fury pada akhir tahun. Pertarungan ini diharapkan menjadi salah satu pertarungan terbesar di dunia tinju pada tahun ini, dan banyak yang berspekulasi tentang siapa yang akan keluar sebagai juara.











