GemaWarta – 20 Juli 2026 | Argentina telah membuat beberapa keputusan besar dalam pemilihan pemain untuk pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Lionel Scaloni telah memilih untuk tidak memasukkan Lautaro Martínez, Leandro Paredes, Nahuel Molina, dan Nicolás Otamendi ke dalam starting XI, dan memilih untuk membangun tim yang berfokus pada kecepatan, tekanan, dan keseimbangan pertahanan.
Strategi ini tampaknya bertujuan untuk menghentikan permainan cepat Spanyol dan pemain sayap yang berbahaya. Julián Álvarez akan memulai pertandingan bersama Lionel Messi di serangan, sementara Gonzalo Montiel akan menggantikan Molina sebagai bek kanan. Lisandro Martínez akan berpasangan dengan Cristian Romero di pertahanan tengah.
Ketiga perubahan ini menunjukkan bahwa Scaloni ingin memiliki kaki yang segar di seluruh lapangan, karena Argentina berusaha untuk menghentikan permainan cepat Spanyol dan pemain sayap yang berbahaya. Kejutan terbesar adalah Lautaro Martínez yang dimulai dari bangku cadangan. Scaloni lebih memilih Julián Álvarez, yang memiliki tekanan dan gerakan yang konstan, sehingga dapat membuat hidup sulit bagi para bek Spanyol sejak menit pertama.
Álvarez juga bekerja keras tanpa bola, yang bisa menjadi sangat penting melawan tim yang suka memiliki penguasaan bola untuk waktu yang lama. Paredes juga absen di tengah lapangan. Argentina memulai dengan trio yang memberikan energi, passing cepat, dan kemampuan untuk bergerak dari pertahanan ke serangan dengan kecepatan.
Scaloni tampaknya lebih memilih pemain yang dapat menutupi lebih banyak lapangan dan menekan lebih tinggi di lapangan daripada menambahkan pemain lain yang lebih defensif. Scaloni juga telah merubah pertahanannya untuk final ini. Gonzalo Montiel akan memulai sebagai bek kanan, memberikan Argentina pilihan yang lebih defensif di sayap.
Dengan Spanyol yang diharapkan menyerang melalui Lamine Yamal dan Nico Williams, disiplin pertahanan Montiel bisa menjadi salah satu alasan di balik keputusan ini. Dalam pertandingan final Piala Dunia 2026, Argentina dan Spanyol telah mengumumkan starting XI mereka. Argentina dipimpin oleh kapten Lionel Messi, yang akan bermain bersama Julián Álvarez di serangan.
Kiper Emiliano Martínez tetap mempertahankan tempatnya di belakang pertahanan yang terdiri dari Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martínez, dan Nicolás Tagliafico. Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan Nico González membentuk lini tengah Argentina.
Spanyol, di sisi lain, mempertahankan Unai Simón di gawang, dengan Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella membentuk pertahanan. Rodri dan Fabián Ruiz mengendalikan tengah lapangan, sementara Álex Baena, Dani Olmo, dan Lamine Yamal akan mendukung striker Mikel Oyarzabal.
Pertandingan final ini mempertemukan dua tim yang belum terkalahkan, dengan Argentina berusaha untuk mempertahankan gelar Piala Dunia mereka dan Spanyol yang mencari gelar Piala Dunia kedua. Kedua tim juga memiliki beberapa rekor individu dan tim yang dipertaruhkan dalam pertandingan ini.
Kapten Argentina, Lionel Messi, menciptakan sejarah sebelum kick-off, menjadi kapten pertama yang memimpin negaranya di tiga final Piala Dunia. Pertandingan ini berlangsung di MetLife Stadium, New York-New Jersey Stadium, East Rutherford, NJ.
Argentina dan Spanyol telah menunjukkan kekuatan mereka sepanjang turnamen, dan pertandingan ini diharapkan akan menjadi pertarungan sengit antara dua tim yang kuat. Dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang baik, Argentina berharap dapat memenangkan pertandingan ini dan mempertahankan gelar Piala Dunia mereka.











