GemaWarta – 08 Juni 2026 | Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi balapan yang menantang pada Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Veda yang memulai balapan dari posisi kesembilan di grid, melakukan start yang kuat dan dengan cepat menempatkan dirinya dalam persaingan untuk lima posisi teratas selama lap-lap awal.
Namun, Honda Team Asia ini terpaksa menjalani penalti long lap yang diterima setelah kualifikasi, membuatnya mundur dan memaksanya untuk melakukan balapan pemulihan yang sulit. Terlepas dari kemunduran tersebut, Veda berjuang keras sepanjang balapan dan berhasil masuk ke posisi poin beberapa kali.
Sayangnya, saat balapan memasuki tahap akhir, ia tidak mampu mempertahankan kecepatan yang dibutuhkan dan akhirnya melewati garis finis di posisi ke-16 dan nyaris gagal meraih poin. Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menjelaskan bahwa kesulitan yang dialami Veda disebabkan oleh penalti long lap yang diterima dan layout Sirkuit Balaton Park yang dikenal sempit, sehingga menyulitkan para rider untuk menyalip.
Veda Ega Pratama sebelumnya berada di urutan ketiga klasemen sementara Moto3 2026, tetapi setelah balapan di Hungaria, posisinya melorot ke posisi keenam dengan koleksi 71 poin. Posisi puncak klasemen sementara Moto3 2026 ditempati Maximo Quiles dengan koleksi 170 poin.
Terlepas dari hasil yang tidak memuaskan, Veda Ega Pratama tetap menunjukkan daya juang tinggi sepanjang akhir pekan dan siap untuk memperbaiki diri pada putaran berikutnya. Dengan pengalaman dan pelajaran yang diperoleh dari balapan di Sirkuit Balaton Park, Veda diharapkan dapat kembali ke trek dan memberikan penampilan yang lebih baik.
Kesimpulan dari balapan Moto3 Hungaria 2026 adalah bahwa Veda Ega Pratama masih memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi, tetapi perlu memperbaiki strategi dan konsistensi untuk mencapai hasil yang lebih baik. Dengan dukungan dari tim dan penggemar, Veda diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan dan mencapai kesuksesan di dunia balap motor.











