GemaWarta – 20 Juli 2026 | Persebaya Surabaya harus puas bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang pada laga pramusim bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026). Meski gagal mengamankan kemenangan setelah sempat unggul dua gol, pelatih Bernardo Tavares memilih mengapresiasi performa timnya dan enggan menyoroti kepemimpinan wasit.
Persebaya Surabaya tampil dominan sejak awal pertandingan dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat gol Alex Martins. Memasuki babak kedua, Green Force semakin menjauh setelah Yann Mabella memanfaatkan kesalahan antisipasi lini belakang PSIS Semarang pada menit ke-52 untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Setelah unggul dua gol, Persebaya Surabaya masih terus menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Miguel Pereira hampir memperbesar keunggulan melalui skema serangan balik cepat saat mengirim umpan silang kepada Ramadan Sananta, tetapi peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol.
PSIS Semarang berhasil memperkecil ketertinggalan setelah Lorensius Sabda memanfaatkan kemelut di depan gawang Persebaya Surabaya. Reza Arya sempat menggagalkan dua percobaan, tetapi bola liar kembali jatuh ke kaki Lorensius yang akhirnya sukses mencetak gol pertama tim tamu.
Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, menilai skor seri ini menjadi bekal berharga bagi skuadnya sebelum mengarungi ketatnya persaingan di Championship Liga 2 musim 2026/2027. Ia menginstruksikan tim untuk tampil lebih menyerang dengan mengurangi jumlah bek tengah dan menambah daya gedor di lini depan, yang pada akhirnya membuat permainan menjadi lebih agresif dan membuahkan gol penyama kedudukan.
Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai laga uji coba dengan hasil imbang ini menjadi simulasi penting menjelang Piala Presiden 2026. Ia juga memprediksi bahwa final Piala Dunia 2026 antara Spanyol Vs Argentina akan menjadi pertandingan yang bagus dan sulit diprediksi.
Dalam kesempatan terpisah, pemain Persebaya, Rachmat Irianto, memprediksi Argentina akan keluar sebagai pemenang dalam final Piala Dunia 2026. Sementara itu, pelatih Bernardo Tavares menilai kedua tim sama-sama kuat dan sulit memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang.
Kesimpulan, pertandingan antara Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang berakhir dengan skor 2-2. Pertandingan ini menjadi simulasi penting bagi kedua tim sebelum memasuki kompetisi resmi. Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya masih terus mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala Presiden 2026, sementara PSIS Semarang siap menghadapi Championship Liga 2 musim 2026/2027.











