GemaWarta – 28 Juli 2026 | Persib Bandung membidik kemenangan kedua saat menghadapi DPMM FC pada laga Grup A Piala Presiden 2026. Laga tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa, 28 Juli 2026, pukul 19.30 WIB.
Tiga poin menjadi target utama Maung Bandung untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen sekaligus membuka jalan menuju semifinal. Modal Persib cukup meyakinkan setelah menaklukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka.
Namun, duel melawan wakil Brunei Darussalam itu dipastikan tidak akan berjalan mudah. Jadwal pertandingan yang padat menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Igor Tolic. Waktu pemulihan yang singkat memaksa tim pelatih memaksimalkan proses recovery agar kondisi pemain kembali prima sebelum turun bertanding.
Penyerang Persib, Uilliam Barros Pereira, mengakui laga melawan DPMM FC akan berlangsung berat. Meski demikian, ia memastikan seluruh pemain siap berjuang demi mengamankan kemenangan.
“Saya percaya ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena waktu pemulihan kami singkat,” ujar Barros. Barros menilai kondisi tersebut juga dialami oleh lawan sehingga tidak bisa dijadikan alasan. Menurutnya, Persib harus tetap tampil dengan semangat tinggi dan fokus sepanjang pertandingan.
“Kami akan bersiap sebaik mungkin, dan berharap kami dapat memainkan pertandingan yang hebat,” katanya. Meski berstatus favorit, Persib tidak boleh memandang sebelah mata DPMM FC. Tim besutan Jamie McAllister itu memperlihatkan mental bertanding yang kuat saat menahan imbang Tampines Rovers FC 2-2 pada laga perdana.
Sementara itu, Arema FC menghadapi laga penting saat berjumpa Tampines Rovers dalam lanjutan Grup A Piala Presiden 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 28 Juli 2026, pukul 15.30 WIB.
Duel ini menjadi kesempatan bagi Singo Edan untuk bangkit setelah menelan kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada pertandingan pertama. Hasil tersebut membuat Arema FC sementara berada di posisi terbawah klasemen Grup A dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.
Persaingan di grup ini terbilang ketat. Pada laga sebelumnya, Tampines Rovers bermain imbang 2-2 melawan DPMM FC. Kondisi itu membuat seluruh tim masih memiliki kesempatan untuk melangkah ke fase berikutnya.
Di lain pihak, PSMS Medan kembali menghadapi tantangan berat pada laga kedua Grup B Piala Presiden Elite 2026 melawan Persebaya Surabaya. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu dijadwalkan menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026).
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi PSMS untuk bangkit setelah pada pertandingan perdana harus mengakui keunggulan juara bertahan Port FC dengan skor 0-2. Di sisi lain, Persebaya datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mengawali turnamen dengan kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta.
Meski akan menghadapi salah satu tim kuat Liga 1 di hadapan pendukungnya sendiri, Pelatih Kepala PSMS Medan Eko Purdjianto menegaskan pertandingan melawan Persebaya tetap menjadi bagian dari proses pembentukan tim menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Menurut Eko, Piala Presiden Elite 2026 dimanfaatkan sebagai ajang pramusim untuk menguji seluruh pemain, termasuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang belum tampil pada laga sebelumnya serta mengevaluasi pemain asing yang masih berstatus trial.
“Pertandingan besok masih menjadi bagian dari pramusim kami. Masih ada beberapa pemain yang belum bermain dan nanti akan kami berikan kesempatan sebagai persiapan menuju Liga 2. Kami juga ingin melihat perkembangan pemain trial asing sekaligus memantapkan tim,” ujar Eko.
Tim pelatih tetap menargetkan penampilan maksimal meski fokus utama saat ini adalah membangun chemistry dan menemukan komposisi terbaik. “Kami ingin menampilkan permainan terbaik. Kami tahu lawannya adalah Persebaya sebagai tuan rumah. Kami memiliki waktu dua hari untuk mempersiapkan pertandingan ini dan kami manfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Eko memastikan akan melakukan rotasi pemain saat menghadapi Persebaya. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh pemain mendapatkan menit bermain sekaligus menjadi bagian dari proses evaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Kesimpulan, Piala Presiden 2026 menjadi ajang yang sangat penting bagi tim-tim peserta untuk mempersiapkan diri menjelang kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Pertandingan-pertandingan yang seru dan ketat diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan tim-tim tersebut.









