GemaWarta – 04 Juni 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan tak main-main dalam memberantas kebocoran keuangan negara. Prabowo mendorong penguatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengatasi permasalahan kebocoran uang negara.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat konsolidasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Prabowo mencolek Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Ketua KPK Setyo Budiyanto, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin agar menyampaikan kebutuhan untuk penguatan lembaga kepada dirinya.
Sementara itu, dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terkait perekrutan awak kapal KM Awindo 2A di Pelabuhan Benoa, para terdakwa kompak membantah dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Mereka menilai tuntutan yang diajukan jaksa tidak sejalan dengan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.
Di lain pihak, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa, mengaku belum menemukan indikasi penyimpangan dalam penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari dana pokok pikiran (Pokir) DPRD tahun anggaran 2024-2025.
Pengamat politik Rocky Gerung menilai jaksa mempunyai motif tersembunyi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Rocky menduga fakta yang dibawa jaksa di persidangan merupakan hasil rekayasa.
Letjen TNI (Purn) Lodewyk Freidrich Pusung, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, diberhentikan dari jabatannya dan ditangkap jaksa bersama dua petinggi BGN lainnya. Pemberhentian tiga pimpinan BGN diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Dalam kesimpulan, jaksa saat ini tengah menjadi sorotan karena beberapa kasus korupsi dan kebocoran keuangan negara. Presiden Prabowo Subianto menegaskan untuk memberantas kebocoran keuangan negara dan mendorong penguatan lembaga-lembaga penegak hukum. Sementara itu, beberapa kasus korupsi dan TPPO masih dalam proses persidangan dan penyelidikan.











