Ekonomi

IHSG Anjlok, Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk tetap Diborong Asing

×

IHSG Anjlok, Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk tetap Diborong Asing

Share this article
IHSG Anjlok, Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk tetap Diborong Asing
IHSG Anjlok, Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk tetap Diborong Asing

GemaWarta – 07 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengalami penurunan signifikan sepekan terakhir, dengan penurunan 8,69%. Meskipun demikian, beberapa saham masih mengalami pembelian bersih oleh asing, termasuk PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Menurut data RTI Infokom, saham MDKA tercatat mengalami net foreign buy senilai Rp373,8 miliar, diikuti saham EMAS dengan net foreign buy Rp218,5 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa investor asing masih tertarik dengan saham-saham tersebut meskipun IHSG secara keseluruhan mengalami penurunan.

🔖 Baca juga:
IHSG Melemah, Saham BBRI dan Bank Raksasa Lainnya Merah

Selain itu, saham-saham lain seperti PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Timah Tbk (TINS) juga mengalami pembelian bersih oleh asing. Ini menunjukkan bahwa investor asing masih melihat potensi pada beberapa saham di tengah penurunan IHSG.

Penurunan IHSG disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk aksi jual asing yang masif di pasar modal RI. Namun, dengan adanya pembelian bersih oleh asing pada beberapa saham, ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki minat pada saham-saham tertentu di Indonesia.

🔖 Baca juga:
Saham di Asia Melemah, Dipengaruhi Penurunan Saham Chip dan Ketegangan Geopolitik

Dalam beberapa hari terakhir, IHSG juga mengalami pergerakan yang tidak stabil, dengan naik-turun dalam hitungan menit. Ini menunjukkan bahwa pasar saham masih sangat volatile dan rentan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dalam dan luar negeri.

Kesimpulan, meskipun IHSG mengalami penurunan, beberapa saham seperti PT Merdeka Gold Resources Tbk dan PT Merdeka Copper Gold Tbk masih mengalami pembelian bersih oleh asing. Ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki minat pada saham-saham tertentu di Indonesia dan bahwa pasar saham masih memiliki potensi untuk pulih di masa depan.

🔖 Baca juga:
Net Buy Asing Rp473 Miliar Saat IHSG Turun: Saham BNI, EMPS, dan ANTM Jadi Primadona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *