BERITA

Fakta Mengejutkan: kru kapal Gamsunoro Tidak 100% India, Ini Penjelasannya

×

Fakta Mengejutkan: kru kapal Gamsunoro Tidak 100% India, Ini Penjelasannya

Share this article
Fakta Mengejutkan: kru kapal Gamsunoro Tidak 100% India, Ini Penjelasannya
Fakta Mengejutkan: kru kapal Gamsunoro Tidak 100% India, Ini Penjelasannya

GemaWarta – 22 April 2026 | Belakangan ini beredar video di media sosial yang menampilkan seorang pelaut Indonesia, Adrian Umar, mengklaim bahwa seluruh awak kapal Gamsunoro berasal dari warga negara India. Klaim tersebut memicu perbincangan hangat di kalangan netizen, terutama mengenai kebenaran data ABK (awak belakang kapal) pada kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) tersebut.

Untuk mengklarifikasi, PIS – anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola armada pengangkutan maritim internasional – memberikan penjelasan resmi melalui pernyataan yang disampaikan oleh pejabatnya, Vega Pita, Penjabat Corporate Secretary. Menurut Vega, operasional kapal Pertamina masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga mencapai 94 persen. Total ABK warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di seluruh kapal grup Pertamina, baik yang berlayar domestik maupun internasional, mencapai sekitar 4.090 orang.

🔖 Baca juga:
Operasi Besar‑besaran Pemprov DKI: Penangkapan Ikan Sapu‑sapu Mengguncang Ekosistem Jakarta

Sementara itu, pelaut asing (WNA) hanya berjumlah sekitar 278 orang atau sekitar enam persen dari total ABK. Angka ini mencakup seluruh awak kapal milik grup Pertamina, termasuk kapal Gamsunoro. Jadi, meskipun ada sebagian ABK yang berasal dari luar negeri, proporsi tersebut sangat kecil dibandingkan dengan kru Indonesia.

Kapal Gamsunoro sendiri sedang berada dalam kondisi sewa kepada pihak ketiga. Praktik ini umum dalam industri pelayaran internasional, di mana pemilik kapal menyerahkan manajemen operasional kepada perusahaan penyewa yang kemudian menyesuaikan ABK sesuai regulasi internasional, termasuk Standar Operasional yang ketat. Karena itu, tidak semua awak kapal berasal dari Indonesia, namun mayoritas tetap WNI sesuai kebijakan PIS.

Vega menegaskan bahwa strategi PIS berfokus pada peningkatan peran Indonesia dalam industri maritim global. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan talenta dalam negeri,” ujar Vega dalam konferensi pers virtual pada 21 April 2026. “Pengembangan kompetensi pelaut nasional menjadi prioritas, sekaligus mendukung pertumbuhan devisa melalui ekspansi pasar global.”

🔖 Baca juga:
Tragedi Kematian Bripda Natanael: Polda Kepri Pecat Empat Polisi, Tiga Polisi Tolak Hukuman PTDH
  • Total ABK WNI di grup Pertamina: 4.090 orang
  • ABK WNA di grup Pertamina: 278 orang (≈6%)
  • Persentase ABK WNI pada kapal Gamsunoro: diperkirakan mendekati 94%
  • Kapal Gamsunoro disewa oleh pihak ketiga dengan manajemen ABK sesuai regulasi internasional

Informasi yang beredar di media sosial tentang 100% kru India ternyata tidak akurat. Video Adrian Umar memperlihatkan percakapan dengan beberapa kru yang memang berasal dari India, namun tidak menutup kemungkinan bahwa kru Indonesia juga berada di kapal tersebut namun tidak terlihat dalam rekaman. Hal ini sejalan dengan praktik umum dalam industri pelayaran, di mana awak kapal dapat terdiri dari beragam kebangsaan tergantung pada perjanjian sewa dan regulasi pelabuhan.

Selain itu, posisi strategis kapal Gamsunoro di Selat Hormuz menambah kompleksitas operasional. Selat Hormuz merupakan jalur laut sempit yang sering menjadi titik gesekan geopolitik, sehingga pemilik kapal biasanya mengoptimalkan struktur ABK untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan internasional serta keamanan navigasi.

Secara keseluruhan, data resmi PIS menunjukkan bahwa klaim seluruh kru berasal dari India tidak memiliki dasar faktual. Mayoritas ABK tetap warga Indonesia, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengutamakan tenaga kerja nasional dalam sektor maritim. Pihak PIS juga menegaskan bahwa setiap penempatan ABK di kapal sewaan tetap mengikuti standar internasional dan tidak mengubah proporsi dominasi pelaut Indonesia.

🔖 Baca juga:
Mengapa Ammar Zoni Menolak Video Call dengan Irish Bella? Ini Penjelasannya

Dengan fakta tersebut, publik dapat lebih memahami dinamika operasional kapal Gamsunoro serta komitmen Pertamina International Shipping dalam memprioritaskan tenaga kerja domestik meski beroperasi di pasar global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *