Bisnis

Iskandar Kunaefi Resmi Menjadi Direktur Utama PT Pos Indonesia

×

Iskandar Kunaefi Resmi Menjadi Direktur Utama PT Pos Indonesia

Share this article
Iskandar Kunaefi Resmi Menjadi Direktur Utama PT Pos Indonesia
Iskandar Kunaefi Resmi Menjadi Direktur Utama PT Pos Indonesia

GemaWarta – 22 Juli 2026 | PT Pos Indonesia telah melakukan perombakan jajaran direksi sebagai bagian dari penataan organisasi perusahaan. Dalam keputusan pemegang saham yang ditetapkan pada 15 Juli 2026, M. Iskandar Kunaefi resmi diangkat sebagai Direktur Utama menggantikan Daud Joseph yang mengundurkan diri efektif per 30 Juni 2026.

Iskandar Kunaefi merupakan putra dari Mayor Jenderal TNI (Purn) Aang Kunaefi, mantan Gubernur Jawa Barat yang menjabat pada 1975-1985. Iskandar memiliki latar belakang pendidikan di Eastbourne College of Arts & Technology, Inggris, dan memperoleh General Certificate of Secondary Education (GCSE) pada 1989. Setelah itu, Iskandar melanjutkan studi Business Administration and Logistics Management di University of Maryland, College Park, Amerika Serikat dan lulus pada 1994.

🔖 Baca juga:
MSCI Turunkan Nilai Transparansi Bursa, Bagaimana Dampak ke Status Market RI?

Iskandar memiliki pengalaman kerja yang luas, termasuk sebagai Presiden Direktur/CEO PT Nestlé Indofood pada 2012, Kepala Divisi Penasihat Bisnis sekaligus Kepala Divisi Manajemen Aset dan Investasi di PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) hingga April 2014, dan anggota Sistem Logistik Nasional (Sislognas) hingga 2016. Iskandar juga pernah menjabat sebagai Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sebelum mengundurkan diri pada akhir 2024.

Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Iskandar diharapkan dapat memimpin PT Pos Indonesia dengan efektif dan membawa perusahaan ke arah yang lebih baik. Penunjukan Iskandar sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia juga menandai kembalinya sosok berpengalaman di bidang logistik, investasi, pengelolaan aset, dan pengembangan bisnis untuk memimpin perusahaan pelat merah di sektor pos dan logistik.

🔖 Baca juga:
Mata Uang Kripto: Kenali Modus Penipuan dan Manfaat Stablecoin

Selain mengangkat Direktur Utama baru, pemegang saham juga melakukan penataan organisasi direksi. Jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dipecah menjadi Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan. Fathul Anwar dialihkan menjadi Direktur Keuangan dengan melanjutkan sisa masa jabatannya. Sementara itu, Rosmanidar Zulkifli diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko.

Dengan keputusan tersebut, susunan direksi PT Pos Indonesia menjadi sebagai berikut: Direktur Utama: M. Iskandar Kunaefi, Direktur Keuangan: Fathul Anwar, Direktur Manajemen Risiko: Rosmanidar Zulkifli. Masa jabatan Direktur Utama dan Direktur Manajemen Risiko yang baru ditetapkan hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan kelima sejak tanggal pengangkatan, tanpa mengurangi kewenangan RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

🔖 Baca juga:
Harga Emas Anjlok, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?

Kesimpulan, penunjukan Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia membawa harapan baru bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat posisinya di industri logistik nasional. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Iskandar diharapkan dapat memimpin perusahaan dengan efektif dan membawa PT Pos Indonesia ke arah yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *