GemaWarta – 23 Juli 2026 | Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Kabupaten Gayo Lues pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 00:36:41 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat 43 km timur laut Kabupaten Gayo Lues dan tidak berpotensi tsunami.
Gempa ini dirasakan dengan skala MMI pada wilayah Blangkejeren, Kuta, Bener, dan Aceh dengan skala III, II, II, dan II. Skala MMI yang dirasakan adalah II, yang artinya gempa tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat.
Di wilayah lain, gempa bumi magnitudo 4,3 terjadi di Sumbawa, NTB, pada 23 Juli 2026 pukul 02:37:14 WIB. Gempa terjadi di koordinat 8.16 LS, 117.75 BT, dan pusat gempa atau episentrum berada di 51 km Timur Laut Sumbawa, NTB.
Gempa bumi juga terjadi di Maluku Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, dengan kekuatan magnitudo 4,3. Episentrum gempa terletak pada koordinat 2,86° LS dan 129,23° BT, sekitar 57 kilometer di arah Timur Laut Maluku Tengah.
Sementara itu, gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,9 terjadi di didarat 51 km timur laut Sumbawa pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 21:22:12 WIB. Gempa berada pada kedalaman 12 km dan tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 2,8 terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 19.44 WITA. Pusat gempa berada di kedalaman 41 km.
BMKG mencatat bahwa dalam sepekan terakhir, terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 17 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.
Kondisi gempa bumi di Indonesia saat ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu waspada dan selalu siap menghadapi bencana alam. Penting untuk memahami informasi gempa bumi dan mengikuti instruksi dari BMKG dan pemerintah setempat.











