GemaWarta – 03 Agustus 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia. Peringatan ini dikeluarkan karena adanya Bibit Siklon Tropis 94W yang terdeteksi di Laut Filipina.
Bibit Siklon Tropis 94W ini memiliki kecepatan angin maksimum 25 knot dengan tekanan udara 1006 hektopascal (hPa). Sistem ini bergerak ke arah barat-barat laut dan membentuk daerah konvergensi serta konfluensi yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di beberapa wilayah, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Sumatra, hingga Samudra Hindia selatan Jawa.
BMKG juga memperingatkan tentang potensi gelombang sedang pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan, seperti Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, dan Laut Arafuru.
Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memantau pembaruan informasi cuaca sebelum berlayar atau melakukan aktivitas lainnya. BMKG juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak potensi hujan lebat untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi.
Peringatan cuaca ekstrem ini berlaku dari 3-6 Agustus 2026. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Kondisi cuaca yang ekstrem ini juga berpotensi mempengaruhi aktivitas masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan perairan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.











