OLAHRAGA

Onana Bawa Trabzonspor ke Puncak Piala Turki, Presiden Dogan Desak Transfer Permanen

×

Onana Bawa Trabzonspor ke Puncak Piala Turki, Presiden Dogan Desak Transfer Permanen

Share this article
Onana Bawa Trabzonspor ke Puncak Piala Turki, Presiden Dogan Desak Transfer Permanen
Onana Bawa Trabzonspor ke Puncak Piala Turki, Presiden Dogan Desak Transfer Permanen

GemaWarta – 27 April 2026 | Andre Onana kembali menjadi sorotan utama sepak bola Turki setelah aksi heroik di babak semifinal Piala Turki. Penjaga gawang asal Kamerun, yang masih berada di bawah skema pinjaman dari Manchester United, menahan tiga tendangan penalti dalam duel melawan Samsunspor, memastikan kemenangan 3-1 bagi Trabzonspor dan meloloskan tim ke final kompetisi domestik.

Keberhasilan Onana bukan sekadar penyelamatan pada satu laga. Penampilannya mengingatkan pada performa puncak yang pernah membuat Manchester United mengeluarkan biaya transfer tinggi untuk mendatangkan mantan bintang Inter Milan tersebut. Setelah mengalami kritik keras di Old Trafford, Onana menemukan semangat baru di Super Lig, di mana ia kini menjadi figur kunci dalam upaya klub merah-keriting mengejar trofi dan tempat di Liga Champions.

🔖 Baca juga:
Memanas! Jadwal Manchester City vs Arsenal: Siapa Lebih Sulit Pertahankan Puncak?

Presiden Trabzonspor, Ertuğrul Doğan, tidak menyembunyikan kegembiraannya. Dalam konferensi pers yang dikutip oleh NTV Spor, Doğan menyatakan keinginan kuat untuk mengubah status pinjaman menjadi kontrak permanen. “Onana sudah memiliki jalur karier yang jelas. Kami menyukainya. Jika kondisinya tepat, kami ingin ia tetap tinggal,” ujar Doğan. Ia menambahkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemain, namun klub siap menyesuaikan tawaran agar sesuai dengan ekspektasi kedua belah pihak.

Namun, proses transfer tidak mudah. Manchester United dilaporkan menilai nilai pasar Onana masih tinggi, sementara klub Turki harus menyeimbangkan antara keinginan mendapatkan kiper kelas dunia dan menjaga keuangan klub. Di sisi lain, United tampak beralih fokus kepada kiper muda Belgia, Senne Lammens, yang telah menjadi starter utama di Liga Premier. Dengan gaji Onana yang mencapai £120.000 per minggu, tekanan untuk mengurangi beban gaji menjadi faktor penting dalam keputusan penjualan.

Sementara itu, jalur Piala Turki menjadi harapan realistis bagi Trabzonspor untuk mengangkat trofi. Klub saat ini berada di posisi ketiga klasemen Super Lig, tertinggal sembilan poin dari pemuncak Galatasaray. Namun, dengan peluang semifinal melawan Gençlerbirliği, tim bertekad memanfaatkan momentum kemenangan Onana untuk menambah koleksi trofi.

🔖 Baca juga:
Leonardo Bonucci Desak Revolusi Timnas Italia: Usul Pep Guardiola sebagai Pelatih Baru

Keberhasilan Onana juga berdampak pada citra sepak bola Turki di panggung internasional. Pada Piala Dunia 2026, Turki tergabung dalam Grup D bersama Amerika Serikat, Australia, dan Paraguay. Meskipun belum ada pertandingan resmi di Piala Dunia, performa pemain Turki seperti Onana dan bintang muda Arda Güler menambah ekspektasi publik terhadap timnas Turki.

Jika Onana tetap bertahan di Trabzonspor, ia tidak hanya akan menambah kualitas lini belakang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pemain muda Turki yang ingin menembus level Eropa. Di sisi lain, jika transfer ke United terhenti, kemungkinan besar ia akan melanjutkan kariernya di Turki, dengan tawaran potensial dari klub lain seperti Beşiktaş atau bahkan tim dari Arab Saudi yang juga menunjukkan minat.

Ke depan, keputusan final mengenai masa depan Onana masih menanti negosiasi akhir. Apapun hasilnya, aksi gemilangnya di adu penalti Piala Turki telah menegaskan bahwa kiper berusia 30 tahun ini masih berada di puncak performa, siap mengukir sejarah baru baik di tanah Turki maupun di panggung Eropa.

🔖 Baca juga:
Lens Bangkit dari Ketertinggalan 2-0, Tundukkan Toulouse dan Pertahankan Harapan Gelar Ligue 1

Dengan trofi Piala Turki di tangan, Trabzonspor kini menatap peluang gelar domestik sekaligus menyiapkan diri untuk kompetisi Eropa. Bagi Onana, peluang untuk menambah daftar prestasi di Turki menjadi motivasi utama, sekaligus membuka lembaran baru dalam karier yang penuh liku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *