BERITA

Prabowo Hadiri KTT ASEAN: Fokus pada Ketahanan Energi dan Pangan

×

Prabowo Hadiri KTT ASEAN: Fokus pada Ketahanan Energi dan Pangan

Share this article
Prabowo Hadiri KTT ASEAN: Fokus pada Ketahanan Energi dan Pangan
Prabowo Hadiri KTT ASEAN: Fokus pada Ketahanan Energi dan Pangan

GemaWarta – 10 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto telah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Jumat (8/5). Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan pentingnya ketahanan energi dan pangan bagi negara-negara ASEAN.

Prabowo menyampaikan pidato dalam forum regional mengenai gangguan rantai pasok global yang terus menekan situasi energi negara-negara ASEAN. Ia menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama-sama oleh negara ASEAN.

🔖 Baca juga:
Kejadian Kritis Hari Ini: Kebakaran Georgia, Tembakan di Rumah Sakit Chicago, dan Kontroversi Agen AS

Presiden Prabowo Subianto juga mengajak para pemimpin negara Asia Tenggara untuk mendorong penegakan hukum internasional atas setiap pelanggaran yang terjadi di tengah konflik kawasan, khususnya di Timur Tengah. Ia menegaskan, perlindungan warga negara harus menjadi prioritas utama negara-negara ASEAN.

Setelah menghadiri KTT ASEAN, Prabowo langsung melanjutkan kunjungan kerja ke daerah. Ia berkunjung ke wilayah Miangas dan akan berlanjut ke Gorontalo. Prabowo tiba di Bandara Miangas Sabtu (9/5/2026) pukul 10.45 WITA dan disambut oleh beberapa menteri.

Prabowo kemudian menuju ke SMK Negeri 2 Talaud untuk menemui warga Miangas. Desa Miangas merupakan wilayah terdepan Indonesia yang berada di Kecamatan Khusus Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud. Kunjungan Prabowo ke Miangas menjadi simbol kehadiran negara di titik terluar Indonesia.

🔖 Baca juga:
Jepang di Persimpangan: Protes Patung, Dealer Mobil Tutup, dan Musim Semi serta Panas Ekstrem Mengguncang Negeri Sakura

Ketika tiba di Miangas, Prabowo menggunakan mobil Maung, yang disebut pertama kali digunakan di gelaran internasional. Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia.

Prabowo juga menyoroti isu ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas utama dalam menghadapi tantangan global. Ia menekankan pentingnya kerja sama antar negara ASEAN untuk mengatasi kendala ini.

Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia sedang mengambil langkah nyata dengan membangun program energi surya ambisius sebesar 100 gigawatt yang akan selesai dalam tiga tahun. Selain itu, Indonesia akan mengembangkan bioenergi dan percepatan penggunaan kendaraan listrik menjadi pilar utama dalam membangun ketahanan energi nasional.

🔖 Baca juga:
PP Tunas: Platform Digital Bergerak Patuh, Roblox Jadi Satu-satunya yang Belum Tepat

Prabowo menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa ASEAN harus berbicara dengan satu suara dan menuntut semua pihak untuk menegakkan hukum internasional dan mendorong akuntabilitas atas setiap pelanggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *