GemaWarta – 16 Mei 2026 | Baru-baru ini, kelompok aktivis Rusia, Pussy Riot, ditambahkan ke daftar ‘teroris dan ekstremis’ oleh Layanan Pengawasan Keuangan Federal Rusia. Kelompok ini dikenal karena aksi-aksi protes mereka terhadap pemerintah Rusia dan invasi Ukraina.
Di lain sisi, di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump dilaporkan berencana untuk membentuk dana kompensasi sebesar $1,7 miliar untuk para sekutunya yang didakwa karena kerusuhan pada 6 Januari 2021. Rencana ini menuai kecaman dari kalangan Demokrat.
Sementara itu, di Inggris, seorang remaja yang terlibat dalam kerusuhan pada 2024 berhasil menghindari hukuman penjara. Ia telah melakukan kekerasan dan merusak properti selama kerusuhan, serta merampok seorang pengemudi taksi.
Di bidang hiburan, perusahaan game Riot Games baru-baru ini meluncurkan game terbaru mereka, 2XKO, yang menawarkan konsep pertarungan yang unik dengan dua karakter per tim. Game ini juga menawarkan mode co-op yang memungkinkan dua pemain bekerja sama dalam pertarungan.
Kerusuhan dan kekerasan tampaknya menjadi isu yang masih terus membayangi masyarakat di berbagai belahan dunia. Dari aksi protes hingga tindakan kriminal, semua ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan harmonis.











