GemaWarta – 23 April 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Cabang DKI Jakarta meluncurkan kembali program rekrutmen 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap dua. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor transportasi publik, di mana kolaborasi dengan operator Transjakarta diharapkan dapat menciptakan layanan yang lebih profesional, modern, dan inklusif.
Program ini ditujukan bagi warga Jakarta yang berusia antara 22 hingga 45 tahun, memiliki KTP DKI, serta SIM A aktif atau yang lebih tinggi. Selain persyaratan administratif, calon pramudi diwajibkan memiliki pendidikan minimal SMA atau sederajat dan pengalaman mengemudi kendaraan bertransmisi manual minimal satu tahun. Seluruh proses pendaftaran bersifat daring, bebas biaya, dan dapat diakses hingga 25 April 2026 melalui tautan resmi yang disediakan.
Ahmad Sholih, Kepala Bidang Pengumpulan Baznas (Bazis) DKI Jakarta, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penyediaan lapangan kerja, melainkan investasi sosial jangka panjang. “Program 1.000 Pramudi Mikrotrans berdaya tahap 2 merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan ruang pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya pada konferensi pers Rabu, 22 April 2026. Ia menambahkan bahwa peserta akan menjalani serangkaian pelatihan dan pembinaan yang komprehensif sebelum resmi bergabung dalam armada Mikrotrans.
Berikut adalah rangkaian tahapan pendaftaran dan seleksi yang harus dilalui calon pramudi:
- Pendaftaran daring melalui portal resmi dengan mengisi formulir data pribadi, riwayat mengemudi, dan unggahan dokumen pendukung.
- Verifikasi dokumen oleh tim Baznas dan Pemprov DKI Jakarta.
- Seleksi administrasi dan psikotes untuk menilai kecocokan calon dengan standar layanan publik.
- Pelatihan intensif yang mencakup teknik mengemudi aman, etika pelayanan, serta pengetahuan regulasi transportasi.
- Uji kompetensi di lapangan dan penilaian akhir sebelum penetapan pramudi yang lolos.
Selama masa pelatihan, peserta akan dibekali dengan modul keselamatan berkendara, penanganan penumpang, serta penggunaan aplikasi digital yang terintegrasi dengan sistem Transjakarta. Selain itu, Baznas menyediakan materi tentang pengelolaan keuangan pribadi dan nilai-nilai zakat sebagai bagian dari pengembangan karakter.
Program ini diharapkan dapat menurunkan tingkat pengangguran, terutama di kalangan muda Jakarta, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. Dengan melibatkan lebih banyak warga dalam operasional Mikrotrans, diantisipasi terwujudnya jaringan transportasi yang ramah pengguna, mengurangi kemacetan, dan memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan di ibu kota.
Calon pramudi yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan akan resmi terdaftar sebagai pramudi Mikrotrans berdaya, memperoleh kontrak kerja dengan remunerasi yang kompetitif, serta kesempatan untuk mengembangkan karier di bidang transportasi publik. Pihak penyelenggara menegaskan komitmen untuk terus memantau kinerja pramudi melalui program evaluasi berkala dan mekanisme umpan balik dari penumpang.
Dengan batas akhir pendaftaran pada 25 April 2026, pihak penyelenggara mengimbau masyarakat yang memenuhi kriteria untuk segera mendaftar. Kesempatan ini tidak hanya menawarkan pekerjaan, melainkan juga platform untuk berkontribusi pada perbaikan layanan transportasi yang lebih baik bagi seluruh warga Jakarta.









