Internasional

10 Ribu Umat Kristen di Israel Hidup dalam Bayang-Bayang Intimidasi

×

10 Ribu Umat Kristen di Israel Hidup dalam Bayang-Bayang Intimidasi

Share this article
10 Ribu Umat Kristen di Israel Hidup dalam Bayang-Bayang Intimidasi
10 Ribu Umat Kristen di Israel Hidup dalam Bayang-Bayang Intimidasi

GemaWarta – 14 Mei 2026 | Israel telah menjadi negara dengan citra paling negatif di dunia menurut survei global terbaru tahun 2026. Survei yang melibatkan 46.667 responden ini menempatkan Israel di posisi terbawah, bahkan dinilai lebih negatif dibanding Korea Utara, Afghanistan, hingga Iran.

Penurunan citra Israel dipicu konflik Gaza, sementara Amerika Serikat kini dinilai sebagai salah satu ancaman global utama. Survei Nira Data juga menunjukkan bahwa Amerika Serikat kini dipandang sebagai salah satu ancaman global utama, tepat di bawah Rusia dan Israel.

🔖 Baca juga:
Konflik Ukraina: Rusia dan Ukraina Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata

Laporan itu dirilis oleh Nira Data dalam riset persepsi demokrasi dan citra negara global 2026. Sementara Israel berada di posisi paling negatif, lima negara dengan citra terbaik di dunia ditempati Swiss, Kanada, Jepang, Swedia, dan Italia.

Survei Persepsi Negara Global 2026 itu melibatkan 46.667 responden yang diminta memberikan penilaian terhadap 129 negara serta tiga organisasi internasional berdasarkan pandangan masyarakat dunia. Riset tersebut dirilis bersamaan dengan Indeks Persepsi Demokrasi 2026 dari Nira Data.

Dalam survei terpisah itu, sebanyak 94.146 responden di 98 negara dimintai pendapat mengenai kondisi demokrasi di negara masing-masing. Hasil survei tersebut dinilai mencerminkan semakin kuatnya isolasi internasional terhadap Israel di tengah perang berkepanjangan di Jalur Gaza, pengungsian massal warga Palestina, hingga meningkatnya kekerasan di Tepi Barat.

🔖 Baca juga:
Kaiserslautern Jadi Pusat Gejolak Militer: 5.000 Pasukan AS Akan Mundur, Trump Bentrok dengan Merz

Citra Israel di mata internasional juga terus menurun setelah berbagai organisasi hak asasi manusia, pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan lembaga hukum internasional menyoroti dugaan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Tel Aviv. Opini publik dunia disebut berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir akibat operasi militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023.

Konflik tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 74 ribu warga Palestina, menghancurkan sebagian besar infrastruktur sipil di Gaza, serta menyebabkan hampir seluruh penduduk wilayah itu mengungsi. Tak hanya Israel, Amerika Serikat juga mengalami penurunan citra global dalam survei tersebut.

AS kini berada di posisi kelima negara yang paling dipandang negatif di dunia, berada di bawah Rusia dan China dalam tingkat popularitas internasional. Penurunan itu dikaitkan dengan meningkatnya kritik terhadap kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump, termasuk ketegangan dengan sekutu NATO, kebijakan tarif agresif, ancaman terkait Greenland, pengurangan bantuan untuk Ukraina, hingga keterlibatan Washington dalam konflik Iran dan Israel.

🔖 Baca juga:
Bocoran Rencana ‘6 Perang’ China: Dampak AI dan Persaingan Ekonomi Mengancam Kestabilan Global

Kesimpulan dari survei ini menunjukkan bahwa Israel dan Amerika Serikat mengalami penurunan citra global yang signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh konflik di Gaza, kebijakan luar negeri, dan ketegangan dengan negara lain. Oleh karena itu, kedua negara ini perlu melakukan evaluasi dan perubahan kebijakan untuk memperbaiki citra mereka di mata internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *