Nasional

Prabowo Subianto: Kepemimpinan di Jalur yang Tepat, Rakyat Bersyukur

×

Prabowo Subianto: Kepemimpinan di Jalur yang Tepat, Rakyat Bersyukur

Share this article
Prabowo Subianto: Kepemimpinan di Jalur yang Tepat, Rakyat Bersyukur
Prabowo Subianto: Kepemimpinan di Jalur yang Tepat, Rakyat Bersyukur

GemaWarta – 02 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto tidak menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan Prabowo sejatinya ingin hadir, tetapi berhalangan karena harus menjalankan tugas kenegaraan.

Menurut Nasaruddin, Prabowo menitipkan salam kepada seluruh peserta yang mengikuti acara. Acara Zikir dan Doa Kebangsaan diikuti oleh jemaah dari berbagai latar belakang agama. Mereka tampak khidmat mengikuti zikir dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersama sejumlah pemuka agama.

🔖 Baca juga:
Denny Indrayana: Prabowo Subianto Bisa Tumbang, Gibran Naik Jadi Presiden?

Menag Nasaruddin Umar juga mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto telah berada di jalur yang tepat. Ia juga menilai Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi bukti bahwa kerukunan tetap terjaga di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Acara Zikir dan Doa Kebangsaan ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan umat dan tokoh lintas agama berkumpul untuk mendoakan bangsa meski berasal dari latar belakang keyakinan yang berbeda.

🔖 Baca juga:
Prabowo dan Putin Gelar Sesi 5 Jam di Kremlin, Sepakati Kerjasama Energi, Pendidikan, dan Industri

Kegiatan ini juga diisi oleh salawat kebangsaan yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Kemudian, akan menampilkan hataman Al-Qur’an, penampilan hadrah, tilawah Al-Qur’an, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Acara doa bersama ini juga turut dihadiri oleh agama selain Islam, yakni Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, serta Konghucu.

Dalam acara tersebut, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan bahwa pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berjalan pada jalur yang tepat. Ia juga menilai bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat peradaban dunia pada masa depan.

🔖 Baca juga:
Diskon Listrik PLN 50 Persen, Ini Cara Mendapatkannya

Menurut Nasaruddin, hal itu didukung stabilitas ekonomi serta kondisi sosial dan politik yang lebih kondusif dibandingkan sejumlah negara yang masih dilanda konflik. Ia juga menilai bahwa Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi bukti bahwa kerukunan tetap terjaga di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Kesimpulan, acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas menjadi bukti bahwa kerukunan tetap terjaga di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Presiden Prabowo Subianto menitipkan salam kepada seluruh peserta yang mengikuti acara, dan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh peserta bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *