GemaWarta – 08 Mei 2026 | Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proses pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat. Pengadaan sepatu tersebut menjadi sorotan karena harganya yang mencapai Rp 700 ribu per pasang.
Gus Ipul memastikan bahwa pihaknya telah melakukan pengadaan sepatu tersebut melalui mekanisme survei harga pasar, konsultasi ahli, serta prosedur lelang yang transparan. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan program Sekolah Rakyat akan dikawal secara baik agar tidak ada pelanggaran.
Sebelumnya, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Kementerian Sosial (Kemensos) diketahui mengalokasikan dana sekitar Rp 27 miliar untuk kebutuhan tersebut pada 2026. Anggaran itu ditujukan untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu bagi siswa.
Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya akan langsung melaporkan kepada aparat penegak hukum bila menemukan adanya pelanggaran pada pengadaan barang dan jasa pada program Sekolah Rakyat, termasuk pengadaan sepatu sekolah. Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggaran dalam program tersebut ditujukan untuk kebutuhan siswa.
Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga turut berkonsultasi dengan KPK terkait pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat. Pihaknya, kata Gus Ipul, tengah menunggu hasil analisis dan kajian KPK terkait pengadaan tersebut.
Kesimpulan dari konsultasi tersebut adalah bahwa Gus Ipul yakin tidak ada kebocoran anggaran pengadaan sepatu untuk pelajar di sekolah rakyat. Ia juga memastikan bahwa pihaknya telah melakukan pengadaan sepatu tersebut melalui mekanisme yang transparan dan adil.











