GemaWarta – 21 Juli 2026 | Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah memasuki tahun kedua sejak pelantikannya pada 20 Oktober 2024. Dalam masa ini, pemerintah telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa bidang, meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.
Salah satu tokoh penting dalam kabinet Prabowo adalah Ir Sutami, Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik pada masa Orde Baru. Ia dikenal sebagai ‘Menteri Termiskin’ karena kesederhanaannya dan integritas yang tinggi. Sutami lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1928, dan memulai karirnya di pemerintahan sebagai Menteri Negara yang diperbantukan kepada Menteri Koordinator Pekerjaan Umum dan Tenaga.
Selain itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga telah menunjukkan peran aktif dalam pemerintahan. Dalam sidang kabinet paripurna yang diadakan pada 20 Juli 2026, Gibran duduk bersama para menteri, bukan di samping Presiden Prabowo. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang alasan di balik keputusan tersebut.
Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menegaskan bahwa pemerintahannya telah mencapai beberapa kemajuan dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 100 masalah penting telah diselesaikan, termasuk penanganan kemiskinan ekstrem dan ketimpangan sosial.
Namun, pemerintahan Prabowo juga dihadapkan pada tantangan, termasuk isu reshuffle kabinet yang beredar. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo telah merespons kabar tentang pencopotannya dengan santai, menyatakan bahwa urusan bongkar pasang menteri sepenuhnya merupakan wewenang Presiden.
Di sisi lain, telah diluncurkan ‘Kabinet Bayangan Rakyat‘ yang dibentuk oleh akademisi, aktivis masyarakat sipil, dan warga negara untuk mengawasi pemerintah serta menawarkan kebijakan alternatif. Inisiatif ini mempertemukan sosok-sosok dengan rekam jejak kritis, seperti Feri Amsari dan Yance Arizona, yang telah menekuni isu-isu seperti konstitusi, pemilu, dan tata kelola antikorupsi.
Dalam kesimpulan, pemerintahan Prabowo Subianto telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa bidang, tetapi masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Dengan adanya ‘Kabinet Bayangan Rakyat’ dan peran aktif Wakil Presiden Gibran, diharapkan pemerintahan dapat meningkatkan kinerjanya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.











