Politik

Prabowo dan Gibran: Klarifikasi Posisi Duduk di Sidang Kabinet

×

Prabowo dan Gibran: Klarifikasi Posisi Duduk di Sidang Kabinet

Share this article
Prabowo dan Gibran: Klarifikasi Posisi Duduk di Sidang Kabinet
Prabowo dan Gibran: Klarifikasi Posisi Duduk di Sidang Kabinet

GemaWarta – 22 Juli 2026 | Belakangan ini, banyak perbincangan tentang posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sidang Kabinet Paripurna. Menurut Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, tata letak ruangan disusun untuk mendukung efektivitas penyampaian arahan Presiden, bukan terkait kedudukan Wakil Presiden.

Qodari menjelaskan bahwa format sidang kabinet kali ini disusun sebagai taklimat Presiden kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna. Dalam format tersebut, Wakil Presiden hadir sebagai peserta Sidang Kabinet Paripurna bersama para anggota kabinet.

🔖 Baca juga:
Mau Tahu Menteri Mana yang Disorot Prabowo? Ini Fakta di Balik Isu Reshuffle Kabinet

Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay juga meminta persoalan tersebut tidak ditafsirkan macam-macam. Menurutnya, yang terpenting tidak ada yang dilanggar dari persoalan tersebut. Ia mengatakan lebih baik semua pihak fokus kerja.

Partai Gerindra menegaskan hubungan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran tetap solid dan saling melengkapi dalam menjalankan pemerintahan. Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi mengatakan pengaturan tempat duduk tidak mencerminkan hubungan Presiden dan Wakil Presiden.

🔖 Baca juga:
Peristiwa Politik yang Mengguncang Filipina dan Indonesia: Pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte dan Pengangkatan Adela Kanasya Adies

Menurut Bambang, Prabowo dan Gibran tetap bekerja secara kompak sesuai pembagian tugas masing-masing. Ia menjelaskan bahwa Prabowo memberikan ruang kepada Gibran untuk menjalankan berbagai tugas pemerintahan, termasuk melakukan kunjungan ke berbagai daerah guna menyerap aspirasi masyarakat dan meninjau pelaksanaan program pemerintah.

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa posisi Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran yang tidak duduk berdampingan saat Sidang Kabinet Paripurna semata-mata karena kebutuhan teknis pelaksanaan sidang. Menurut Prasetyo, Presiden menggunakan teleprompter untuk menyampaikan paparan yang disertai berbagai data sehingga tata letak ruangan disesuaikan dengan kebutuhan tersebut.

🔖 Baca juga:
Gerindra NasDem: Dasco Buka Suara, Internal Gerindra Bimbang dan Bingung!

Kesimpulan dari perbincangan tersebut adalah bahwa posisi duduk Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran di Sidang Kabinet Paripurna tidak mencerminkan hubungan kedua pimpinan tersebut. Mereka tetap bekerja secara kompak dan saling melengkapi dalam menjalankan pemerintahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *