Bisnis

Emiten RANS Milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Alami Perubahan Direktur

×

Emiten RANS Milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Alami Perubahan Direktur

Share this article
Emiten RANS Milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Alami Perubahan Direktur
Emiten RANS Milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Alami Perubahan Direktur

GemaWarta – 25 Juli 2026 | PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), emiten yang bergerak di sektor media dan hiburan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, baru saja mengumumkan pengunduran diri Grandy Prajayakti sebagai direktur perseroan. Keputusan ini diambil tak lama setelah RANS melakukan pencatatan perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal bulan ini.

Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita, mengatakan bahwa perusahaan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Grandy pada 22 Juli 2026. Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi.

🔖 Baca juga:
BREN dan DSSA Terdepak dari LQ45 & IDX80: Risiko Forced Selling Mengintai, Analis KISI Beri Rekomendasi Strategis

Menurut Rumunggu, pengunduran diri salah satu direktur tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. RANS akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk memutuskan permohonan pengunduran diri Grandy Prajayakti.

Sebelumnya, RANS melakukan IPO di BEI pada 10 Juli 2026, dengan melepas 2,525 miliar saham baru atau sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp 170 per saham. Melalui aksi ini, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp 429,25 miliar.

Grandy Prajayakti menjabat sebagai direktur RANS berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham perseroan pada 2025 lalu. Sebelumnya ia juga sempat menjabat sebagai direktur di PT Rans Nikmat Sejahtera sejak 2023.

🔖 Baca juga:
OCBC Hong Kong Perkuat Layanan Manajemen Keuangan dengan Teknologi AI

RANS juga akan segera melakukan penelaahan terbatas atau limited review terhadap Laporan Keuangan Interim Perseroan untuk periode semester I 2026. Langkah ini diambil manajemen untuk meningkatkan kualitas pengawasan atas laporan keuangan.

Penelaahan terbatas ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik dan Peraturan PT Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tanggal 12 Desember 2025 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

Kinerja RANS dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan dan tekanan. Pendapatan tahun buku 2025 RANS turun menjadi Rp353,37 miliar dipengaruhi melemahnya bisnis brand ambassador dan hilangnya kontribusi klub sepak bola. Laba bersih juga turun 41,6% YoY menjadi Rp56,7 miliar.

🔖 Baca juga:
Pengendali Saham PT Bumi Serpong Damai Tbk Mencapai 48,62% dan Dampaknya pada Industri

RANS menargetkan menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Maret 2026 dan per 30 Juni 2026 sesuai batas waktu yang ditetapkan BEI.

Dalam beberapa hari terakhir, saham RANS juga mengalami penurunan. Pada perdagangan Jumat (24/7) saham RANS ambles 6,96% ke Rp214 dan masuk daftar 10 saham top losers pekan ini, merujuk data BEI.

Kesimpulan, perubahan direksi di RANS tidak terlalu berdampak pada kegiatan operasional perseroan, namun perlu diwaspadai karena berpotensi mempengaruhi kepercayaan investor. RANS perlu meningkatkan kinerja dan memperbaiki kondisi keuangan untuk meningkatkan kepercayaan investor dan meningkatkan harga saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *