GemaWarta – 23 April 2026 | Jakarta, 22 April 2026 – PT Pegadaian kembali mengukir prestasi gemilang pada ajang Indonesia WOW Brand 2026 yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc. di The Ballroom Djakarta Theater. Dalam satu malam yang penuh sorak, Pegadaian berhasil mengamankan dua penghargaan bergengsi, yaitu Gold Winner pada kategori Investment Application dan Bronze Winner pada kategori Digital Marketing.
Penghargaan Gold di kategori Investment Application menjadi bukti kuat bahwa aplikasi Tring! yang dikembangkan oleh Pegadaian telah berhasil menjawab kebutuhan investasi emas digital masyarakat Indonesia. Aplikasi tersebut menawarkan antarmuka yang intuitif, proses transaksi yang cepat, serta keamanan yang terjamin, sehingga memudahkan pengguna mengelola aset emas secara praktis.
Di sisi lain, penghargaan Bronze di bidang Digital Marketing menyoroti strategi komunikasi yang adaptif dan tersegmentasi. Tim pemasaran Pegadaian berhasil menembus beragam segmen pasar, mulai dari milenial hingga generasi baby boomer, dengan pesan yang relevan dan penyampaian melalui kanal digital yang tepat.
Selfie Dewiyanti, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol kebanggaan, melainkan tanggung jawab untuk terus meningkatkan layanan. “Penghargaan dari MarkPlus memberi kami motivasi ekstra untuk tetap fokus pada kebutuhan pelanggan. Kami akan terus berinovasi, baik di platform digital maupun layanan fisik,” ujar Dewiyanti.
Senior Vice President Marketing, Yudi Sadono, menambahkan bahwa kecerdasan buatan (AI) menjadi pendorong utama dalam meningkatkan efisiensi operasional. Namun, ia menekankan pentingnya sentuhan manusia dalam membangun kepercayaan. “AI membantu kami mengoptimalkan proses, namun hubungan personal tetap menjadi faktor kunci dalam menciptakan loyalitas jangka panjang,” kata Sadono.
Prestasi ini datang bersamaan dengan peluncuran inisiatif lingkungan yang dinamakan PURE Movement (Pegadaian Uniform REcycle Movement). Program ini dirilis pada hari yang sama dengan peringatan Hari Bumi, menandai komitmen Pegadaian terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Tribuana Tunggadewi, Direktur Human Capital Pegadaian, memaparkan bahwa PURE Movement bertujuan mengurangi limbah tekstil dengan mendaur ulang seragam karyawan menjadi produk bernilai tambah.
Statistik global menunjukkan bahwa limbah tekstil mencapai 92 juta ton per tahun, dengan 73% berakhir di tempat pembuangan akhir atau dibakar. Setiap dua tahun, Pegadaian memperbarui seragam karyawan, menciptakan potensi limbah yang signifikan jika tidak dikelola dengan tepat. Melalui PURE Movement, Pegadaian menargetkan pengumpulan seragam bekas sebanyak 500 kilogram dalam satu bulan pertama, mencakup semua jenis seragam, baik layak pakai maupun tidak.
- Pengumpulan: Karyawan menyerahkan seragam bekas ke titik pengumpulan yang telah ditentukan.
- Sortir: Seragam dipisahkan berdasarkan kondisi dan bahan.
- Upcycling: Material yang masih layak diproses menjadi produk baru, seperti tas ramah lingkungan atau bahan isolasi.
- Distribusi: Produk akhir disalurkan ke pasar internal atau komunitas yang membutuhkan.
Program ini tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan karyawan. Tribuana berharap PURE Movement dapat direplikasi di seluruh region Pegadaian, menjadikan perusahaan contoh bagi industri keuangan lain dalam mengintegrasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Kombinasi antara kemenangan di panggung branding nasional dan langkah konkret menuju keberlanjutan menegaskan posisi Pegadaian sebagai institusi keuangan yang modern, inovatif, dan peduli lingkungan. Kedepannya, perusahaan berencana memperluas ekosistem digitalnya, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat inklusi keuangan di seluruh Indonesia.
Dengan dua penghargaan bergengsi dan program PURE Movement yang ambisius, Pegadaian memperlihatkan bahwa inovasi tidak hanya terbatas pada produk dan layanan, tetapi juga pada cara perusahaan berkontribusi pada keberlanjutan bumi.











