GemaWarta – 21 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti MIKA, TLKM, hingga JPFA masih menguat pada pembukaan perdagangan.
Berdasarkan data yang diterima, indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka melemah 0,15% ke level 446,08. Dari 27 konstituen, sebanyak 10 saham menguat, 15 melemah, dan 2 saham stagnan.
Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) yang naik 1,75% ke Rp1.740, diikuti saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 1,30% ke Rp3.120, dan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menguat 1,20% ke Rp2.540.
Sementara itu, pelemahan harga saham dipimpin oleh PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang turun 5,15% ke Rp368, saham PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) turun 4,09% ke Rp1.525, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 3,93% ke Rp1.345, dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) turun 3,23% ke Rp180.
Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di rentang level support 6.250 dan resistance di 6.500. Pada perdagangan Selasa (19/5), indeks komposit melemah 3,46% ke level 6.370.
Analis menilai bahwa pelemahan tersebut adalah akibat dari tekanan jual setelah beredarnya rumor pemerintah berencana untuk mengatur ekspor komoditas melalui satu badan khusus bentukan negara.
Menilik sentimen yang menyertai IHSG, pasar akan menunggu pernyataan Presiden Prabowo di Rapat Paripurna DPR tentang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 hari ini, Rabu (20/5).
Ini merupakan pertama kalinya Kepala Negara langsung menyampaikan dokumen KEM-PPKF di hadapan DPR, yang biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan.
Selain itu, investor juga mengantisipasi hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan diumumkan Rabu (20/5), di mana menurut konsensus, Bank Indonesia akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5% dalam rangka untuk meredam pelemahan rupiah.
Pada penutupan perdagangan, IHSG ditutup anjlok 52,18 poin (-0,82%) ke level 6.318,5. Serupa, indeks LQ45 juga terkoreksi 0,65% ke posisi 630,677.
Total nilai transaksi hari ini mencapai Rp21,59 triliun dengan volume perdagangan 40,22 miliar lembar saham dan frekuensi 2,47 juta kali.
Kesimpulan, IHSG hari ini bergerak melemah, dipengaruhi oleh pelemahan saham-saham besar dan rumor pemerintah yang akan mengatur ekspor komoditas. Investor harus tetap waspada dan memantau perkembangan pasar saham di masa depan.











