GemaWarta – 10 Juni 2026 | Pasar saham Indonesia mengalami peningkatan setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Kenaikan ini telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan memperkuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta mendukung stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, kenaikan BI Rate tersebut telah memperkuat IHSG dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Pada Selasa (9/6/2026), IHSG ditutup di posisi 5.746,64, naik 7,57 persen dibanding penutupan pada hari sebelumnya. Sementara itu, kurs rupiah ditutup menguat 130 poin atau 0,71 persen menjadi Rp18.058 per dolar AS, dari sebelumnya Rp18.188 per dolar AS.
Pengamat politik Hendri Satrio alias Hensat mengapresiasi langkah pemerintah untuk menguatkan pasar saham Indonesia. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya kepercayaan pasar terhadap Bank Indonesia. Hensat juga menyatakan bahwa langkah tersebut menimbulkan sentimen positif di kalangan investor.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat bahwa 65 emiten telah membantu stabilisasi pasar dan telah menyiapkan dana buyback saham tanpa RUPS senilai Rp65,34 triliun sejak Maret 2025 hingga 18 Mei 2026. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan bahwa OJK akan terus memonitor dan merespons perkembangan pasar secara cermat serta memastikan bahwa seluruh aktivitas di pasar modal berlangsung secara teratur, wajar, efisien, dan transparan.
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menilai bahwa kondisi pelemahan daya beli masyarakat tidak bisa diukur dari ramainya pusat perbelanjaan atau mal. Menurutnya, indikator ekonomi riil harus dilihat lebih dalam, termasuk aktivitas di pasar tradisional hingga pola konsumsi masyarakat.
JK menegaskan bahwa ramainya mal juga belum tentu menjadi tanda ekonomi masyarakat dalam kondisi baik. Masyarakat datang ke mal bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk makan, berjalan-jalan, hingga mencari tempat yang sejuk dan nyaman. Ia juga menekankan pentingnya peran universitas dalam mencerdaskan masyarakat sekaligus memberikan masukan kepada pemerintah untuk menghadapi tantangan ekonomi.
Dalam beberapa hari terakhir, pasar saham Indonesia telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Namun, masih perlu diwaspadai bahwa pelemahan daya beli masyarakat dapat mempengaruhi kondisi perekonomian secara keseluruhan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat perekonomian.











