Kriminal

Pedagang Buah Korban Tabrak Lari Pajero Hitam di Duren Sawit, Luka Parah dan Pelaku Masih Dicari

×

Pedagang Buah Korban Tabrak Lari Pajero Hitam di Duren Sawit, Luka Parah dan Pelaku Masih Dicari

Share this article
Pedagang Buah Korban Tabrak Lari Pajero Hitam di Duren Sawit, Luka Parah dan Pelaku Masih Dicari
Pedagang Buah Korban Tabrak Lari Pajero Hitam di Duren Sawit, Luka Parah dan Pelaku Masih Dicari

GemaWarta – 04 Mei 2026 | Sabtu pagi, 2 Mei 2026, lalu sebuah insiden menggemparkan warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Seorang pedagang buah yang sedang menyiapkan gerobaknya untuk berjualan di depan Rumah Sakit Harum Sisma tiba-tiba menjadi korban tabrak lari Pajero hitam. Kendaraan Mitsubishi Pajero yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak gerobak tersebut di zebra cross Jalan Raya Kalimalang, tepat di dekat Halte Agraria.

Menurut keterangan saksi mata, zebra cross pada titik itu sudah tampak memudar dan tidak begitu jelas. Pedagang buah, yang diketahui berinisial AK berusia 50 tahun dan berasal dari Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, sedang menyeberang dengan hati-hati ketika mobil hitam itu menabraknya. Dampak tabrakan membuat buah-buahan dari gerobak berhamburan ke jalan, sementara AK langsung terjatuh dan mengalami patah ibu jari serta luka-luka serius di bagian tubuh lainnya.

🔖 Baca juga:
Rencana Konser BTS Jakarta 2026 Bikin Geger, ARMY Protes, dan Jungkook Sapa Kritik Suara di Tur ARIRANG

Setelah menabrak, mobil Pajero sempat berhenti selama kurang lebih lima detik, kemudian melaju kembali meninggalkan lokasi tanpa menunggu bantuan atau melaporkan kejadian. Beberapa pengendara motor yang berada di sekitar lokasi berusaha mengejar kendaraan tersebut, namun tidak berhasil menghentikannya. Penyelidikan awal polisi mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut memang merupakan tabrak lari.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat memiliki plat nomor B 1756 PJL. Hingga kini, identitas pengemudi belum terungkap dan polisi masih dalam tahap penyelidikan untuk menemukan pelaku. “Masih dalam penyelidikan, kami terus mengumpulkan rekaman CCTV serta keterangan saksi,” ujar Darwis dalam pernyataan kepada media.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi kejadian tersebut dengan menekankan pentingnya perawatan fasilitas penyeberangan seperti zebra cross. Ia mengingatkan masyarakat bahwa kerusakan atau pemudaran marka jalan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Pramono menambahkan, warga dapat melaporkan kerusakan tersebut melalui kanal resmi pemerintah DKI Jakarta, termasuk aplikasi JAKI, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki rekaman video atau informasi lain terkait insiden ini untuk segera melaporkannya. “Setiap informasi dapat mempercepat proses penangkapan pelaku,” tegas Darwis. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengidentifikasi nomor plat kendaraan, namun belum menemukan pemilik atau sopir yang mengemudikannya.

🔖 Baca juga:
Skandal Daycare Little Aresha: Oknum Hakim Klaim Dicatut Jadi Ketua Yayasan, Polisi Ungkap 53 Kasus Kekerasan Anak

Kasus ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pribadi di wilayah Duren Sawit dalam beberapa minggu terakhir. Banyak warga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang belum optimal, terutama marka jalan yang pudar dan lampu lalu lintas yang tidak berfungsi dengan baik. Mereka menuntut agar pemerintah daerah lebih proaktif dalam memperbaiki fasilitas umum demi keselamatan pejalan kaki.

Berikut ringkasan kronologi dan fakta penting terkait insiden:

  • Waktu kejadian: sekitar pukul 07.00 WIB, 2 Mei 2026.
  • Lokasi: Jalan Raya Kalimalang, arah timur, dekat Halte Agraria, Duren Sawit, Jakarta Timur.
  • Kendaraan: Mitsubishi Pajero hitam, plat B 1756 PJL.
  • Korban: Pedagang buah pria, inisial AK, 50 tahun, dari Banyumas.
  • Luka korban: Patah ibu jari, luka serius pada tubuh, membutuhkan perawatan medis lanjutan.
  • Status pelaku: Masih dalam pencarian, polisi mengumpulkan bukti CCTV dan saksi.

Pedagang buah yang menjadi korban dipastikan akan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Harum Sisma. Keluarga korban menyatakan harapan agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum.

Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas berat. Masyarakat menuntut agar aparat kepolisian tidak hanya mengejar pelaku setelah kejadian, melainkan juga melakukan upaya preventif melalui pengawasan ketat pada kendaraan yang melanggar aturan.

🔖 Baca juga:
Ketapang Bergolak: Harga Gas Meroket, BPJS Dievaluasi, dan Penangkapan Pengedar Sabun Mengguncang Warga

Dengan meningkatnya tekanan publik, diharapkan pihak berwenang dapat mempercepat proses identifikasi pelaku serta meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, khususnya marka zebra cross, demi menghindari tragedi serupa di masa depan.

Polisi Metro Jakarta Timur terus memperbaharui informasi terkait pencarian pengemudi. Warga diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di jalan raya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *