GemaWarta – 22 Mei 2026 | Xpeng, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, baru-baru ini meluncurkan SUV terbarunya, GX, yang diklaim sebagai kendaraan ‘future-facing’ dan dirancang untuk ‘era baru mengemudi otonom’. Diluncurkan pada hari Rabu, SUV ini merupakan bagian dari upaya Xpeng untuk memperluas lini produknya ke kelas atas dan bersaing lebih langsung di segmen kendaraan listrik premium di Tiongkok.
Menurut He Xiaopeng, CEO Xpeng, SUV ini dapat beroperasi secara otonom dan memiliki teknologi canggih seperti chip Turing dan sistem Vision-Language-Action (VLA) 2.0. VLA 2.0 ini merupakan fondasi model AI yang dikembangkan oleh Xpeng dan telah diuji coba untuk menghadapi teknologi kendaraan otonom Tesla.
SUV GX ini akan dijual dalam dua varian, yaitu pure electric dan extended-range, dengan harga mulai dari 279.800 yuan (sekitar Rp 4,7 miliar) hingga 359.800 yuan (sekitar Rp 6,1 miliar). Xpeng juga menawarkan diskon tunai sebesar 10.000 yuan (sekitar Rp 170 juta) hingga akhir Juni.
Analisis dari Vincent Sun, seorang analis di Morningstar, menyatakan bahwa peluncuran SUV GX ini hanya akan memiliki dampak moderat pada penjualan keseluruhan Xpeng di tahun ini. Namun, dengan diluncurkannya SUV ini, Xpeng berharap dapat meningkatkan penjualan dan memperluas pasar di Tiongkok dan negara-negara lainnya.
Xpeng juga berencana untuk menjual SUV GX ini di Timur Tengah, yang menandai langkah pertama perusahaan dalam memasuki pasar internasional. Dengan demikian, Xpeng berharap dapat meningkatkan visibilitas dan kepercayaan merek di kalangan konsumen global.
Dalam beberapa tahun terakhir, Xpeng telah berkembang pesat dan menjadi salah satu produsen kendaraan listrik terkemuka di Tiongkok. Dengan peluncuran SUV GX ini, Xpeng berharap dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri kendaraan listrik dan terus meningkatkan inovasi dan kualitas produknya.











