GemaWarta – 16 April 2026 | Atletico Madrid mengukir sejarah baru pada Selasa (15/4/2026) dengan mengalahkan Barcelona secara agregat 3-2 dan melaju ke semifinal Liga Champions pertama dalam sembilan tahun. Kemenangan dramatis di Metropolitano itu tidak hanya menambah catatan klub, tetapi juga menandai momen penting bagi penyerang asal Prancis, Antoine Griezmann, yang kini menatap kemungkinan menutup kariernya di Madrid dengan trofi.
Griezmann, yang berusia 35 tahun, mengungkapkan kebahagiaannya kepada wartawan setelah pertandingan berakhir. “Saya sangat senang, tidak masalah siapa lawan kami, yang penting kami masih berada di dalam kompetisi dan dapat mempertahankan performa terbaik sampai akhir,” ujarnya. Pernyataan itu mencerminkan kombinasi antara kegembiraan atas keberhasilan tim dan keinginan pribadi untuk menorehkan satu lagi gelar sebelum mengakhiri masa bakti di Atletico.
Musim ini menjadi peluang terakhir Griezmann untuk menambah koleksi trofi, mengingat satu-satunya penghargaan besar yang ia dapatkan bersama Los Rojiblancos adalah Europa League 2018. Di samping itu, Atletico akan melanjutkan perjuangan di Copa del Rey, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan di Sevilla melawan Real Sociedad, klub tempat Griezmann memulai kariernya. Pertandingan domestik ini memberikan kesempatan tambahan bagi Griezmann untuk memberi kebahagiaan kepada para pendukung yang telah menunggu empat musim tanpa gelar.
Statistik Griezmann bersama Atletico mencerminkan peran sentralnya. Dengan 211 gol dan 97 assist, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub. Selain itu, pada 15 April 2026, Griezmann mencatatkan penampilan ke-100 sebagai starter di Liga Champions, bergabung dengan hanya dua pemain Prancis lainnya—Karim Benzema dan Patrice Evra—yang mencapai prestasi serupa. Totalnya, ia telah berpartisipasi dalam 118 pertandingan Liga Champions, mencetak 44 gol dan memberikan 16 assist.
- Jumlah penampilan UCL: 118
- Gol UCL: 44
- Assist UCL: 16
- Pemain Prancis dengan 100 penampilan starter: Griezmann, Benzema, Evra
Keputusan Griezmann untuk meninggalkan Atletico pada akhir musim telah resmi diumumkan. Ia akan bergabung dengan klub MLS, Orlando City, pada musim depan. Langkah tersebut didukung oleh mantan legenda Prancis, Thierry Henry, yang memberikan nasihat tentang adaptasi ke liga Amerika. Pindahnya Griezmann ke MLS menandai akhir era panjang di sepakbola Eropa, dimulai dari debutnya di Real Sociedad pada 2013/2014, kemudian kepindahan ke Atletico pada 2014, singgah di Barcelona pada 2019, dan kembali ke Atletico pada 2021.
Di samping sorotan pribadi, laga perempat final ini juga memicu kontroversi dari pihak Barcelona. Penyerang Brasil, Raphinha, menuduh keputusan wasit Clement Turpin dan Istvan Kovacs merugikan timnya, mengklaim adanya “pencurian” dalam kedua leg. Meskipun demikian, fokus utama tetap pada prestasi Atletico dan aspirasi Griezmann.
Ke depan, Atletico akan menghadapi pemenang antara Arsenal dan Sporting CP di semifinal. Arsenal memimpin leg pertama 1-0, memberikan tantangan tambahan bagi Los Rojiblancos. Jika berhasil melaju ke final, Atletico berpotensi mengakhiri penantian satu dekade sejak penampilan terakhir di final Liga Champions 2014/2015.
Kesimpulannya, Griezmann berada di persimpangan karier: di satu sisi, ia berada di puncak kompetisi Eropa bersama Atletico, sementara di sisi lain, ia bersiap menapaki babak baru di MLS. Jika Atletico dapat menambah koleksi trofi, terutama dengan mengamankan Copa del Rey atau bahkan melaju ke final Liga Champions, Griezmann dapat menutup babak Madrid dengan catatan manis yang layak bagi seorang juara dunia 2018.











