OLAHRAGA

Tanpa Moussa Sidibe, Bhayangkara FC Andalkan Spasojevic Hadapi PSM Makassar

×

Tanpa Moussa Sidibe, Bhayangkara FC Andalkan Spasojevic Hadapi PSM Makassar

Share this article
Tanpa Moussa Sidibe, Bhayangkara FC Andalkan Spasojevic Hadapi PSM Makassar
Tanpa Moussa Sidibe, Bhayangkara FC Andalkan Spasojevic Hadapi PSM Makassar

GemaWarta – 04 Mei 2026 | Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare menjadi saksi penting pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 ketika Bhayangkara FC menjamu PSM Makassar pada Senin, 4 Mei 2026. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian bagi kedua tim yang berada di zona tengah klasemen, tetapi juga menjadi sorotan khusus karena absennya gelandang kreatif asal Mali, Moussa Sidibe, yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Tanpa Sidibe, pelatih Paul Munster mengumumkan bahwa Bhayangkara akan mengandalkan serangan cepat dan ketajaman Spasojevic untuk menembus pertahanan lawan.

PSM Makassar memasuki laga ini dari posisi ke-14 dengan 31 poin, hanya empat poin di atas zona degradasi. Tim yang dipimpin oleh interim pelatih Ahmad Amiruddin berusaha keras mengumpulkan tiga poin penting untuk menjauhkan diri dari ancaman turun. Dalam susunan pemain yang dirilis, Hilmansyah kembali menjadi kiper utama, sementara lini pertahanan menampilkan duet Aloisio Neto dan Dusan Lagator yang dipadukan dengan Victor Luiz di sisi kiri dan Mufli Hidayat di sisi kanan. Dua gelandang bertahan, Resky Fandi dan Ananda Raehan, ditugaskan menahan serangan Bhayangkara, sedangkan Savio Roberto menjadi pengatur serangan dan Alex Tanque menjadi target man di depan.

🔖 Baca juga:
Colo Colo squad siap menaklukkan Coquimbo Unido: Kembalinya Vidal dan tantangan cedera

Di sisi lain, Bhayangkara FC menempati peringkat keenam dengan 47 poin. Setelah menikmati rentetan tujuh kemenangan dalam delapan laga sebelumnya, performa tim menurun drastis akibat dua kekalahan beruntun melawan Persis Solo (1-2) dan Persib Bandung (2-4). Munster, yang berusaha menstabilkan situasi, menyiapkan formasi 4-2-3-1 dengan Aqil Savik sebagai bek kanan, Putu Gede, Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, dan Frengky Missa di lini belakang. Moises Wolschick dan Wahyu Subo Seto menjadi gelandang bertahan, sementara trio serang terdiri atas Moussa Sidibe (tidak bermain), Ryo Matsumura, dan Privat Mbarga. Penyerang utama, Henri Doumbia, akan memikul beban mencetak gol, dengan Spasojevic yang diposisikan sebagai penyerang kedua untuk menambah variasi serangan.

Keputusan tidak menurunkan semangat Bhayangkara. Spasojevic, yang sebelumnya menunjukkan kemampuan mencetak gol di kompetisi lain, diharapkan dapat mengisi kekosongan produksi gol Sidibe. Statistik menunjukkan bahwa sejak bergabung pada paruh musim, Sidibe mencetak 12 gol dalam 13 penampilan, menjadikannya ancaman utama bagi lawan. Tanpa kehadirannya, Munster menaruh harapan pada Spasojevic yang memiliki rekam jejak 5 gol dalam 10 penampilan terakhir di liga luar negeri. Kombinasi kecepatan Mbarga dan kreativitas Matsumura juga diharapkan dapat membuka ruang bagi Doumbia.

Analisis taktik menunjukkan bahwa PSM akan berusaha mengendalikan lini tengah dengan menekan tekanan tinggi, memanfaatkan kecepatan sayap Mufli Hidayat yang kembali dari cedera. Namun, tanpa dukungan penonton di stadion—karena pertandingan berlangsung tanpa penonton—PSM harus mengandalkan motivasi internal. Sementara Bhayangkara, yang terbiasa bermain di bawah tekanan, berpotensi memanfaatkan ketidakteraturan lawan untuk menekan pertahanan PSM.

🔖 Baca juga:
Liam Delap Terpuruk dalam Kebuntuan Gol: Apa Penyebab dan Harapan Chelsea Mengembalikan Formanya?

Berikut rangkuman susunan pemain kedua tim:

PSM Makassar (4-1-2-3) Bhayangkara FC (4-2-3-1)
Hilmansyah Aqil Savik
Aloisio Neto Putu Gede
Dusan Lagator Slavko Damjanovic
Victor Luiz Nehar Sadiki
Mufli Hidayat Frengky Missa
Resky Fandi Moises Wolschick
Ananda Raehan Wahyu Subo Seto
Savio Roberto Ryo Matsumura
Alex Tanque Privat Mbarga
Henri Doumbia

Prediksi awal para pengamat menilai pertandingan ini akan sangat ketat. PSM membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi di atas zona degradasi, sementara Bhayangkara berusaha kembali ke empat besar. Jika Spasojevic mampu mengkonversi peluang yang diciptakan oleh kombinasi serangan Mbarga dan Matsumura, Bhayangkara berpeluang mencuri tiga poin penting. Di sisi lain, pertahanan PSM yang dipimpin oleh duo Neto‑Lagator harus mampu menahan serangan balik cepat Bhayangkara.

Secara keseluruhan, laga ini menjanjikan aksi teknis yang tinggi, dengan kedua pelatih berupaya menyesuaikan strategi masing-masing setelah minggu-minggu terakhir yang penuh tantangan. Penonton yang menantikan pertandingan ini secara daring diharapkan dapat menyaksikan pertarungan taktik antara Paul Munster dan Ahmad Amiruddin, serta menilai apakah Spasojevic dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Sidibe.

🔖 Baca juga:
Forest 5-0 Sunderland: Kemenangan Telak yang Jauhkan Degradasi di Premier League

Hasil akhir pertandingan akan sangat menentukan arah kedua tim di sisa musim. Bagi Bhayangkara, kemenangan dapat memulihkan kepercayaan diri tim setelah dua kekalahan beruntun. Bagi PSM, tiga poin dapat mengamankan posisi yang lebih aman dari zona relegasi. Kedua tim kini menatap laga ini dengan tekad kuat, menjadikan pertandingan ini salah satu yang paling ditunggu di kalender BRI Super League musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *