GemaWarta – 11 Agustus 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang barat laut El Aguila, Kolombia, pada Senin pukul 19.34 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia.
Menurut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia. Gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,4 (Skala Richter/SR) pada kedalaman 95 km.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,93° LU; 76,06° BB, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km barat laut El Aguila, Kolombia. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi dalam lempeng samudra yang menunjam (intra-slab).
Sementara itu, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang Kecamatan Enggano, Bengkulu Utara, pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB. BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berlokasi di titik koordinat 5.89 Lintang Selatan dan 102.43 Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 30 kilometer.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data masih belum stabil dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.
Di Kolombia, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang bagian barat, Senin, dan menyebabkan sedikitnya 21 orang tewas dan bangunan runtuh porak-poranda. Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, mengonfirmasi 18 orang tewas di kota tersebut.
Badan AS melaporkan bahwa gempa bumi tersebut berasal dari kedalaman 107 km. Meskipun gempa tersebut memiliki kekuatan yang signifikan, Sistem Peringatan Tsunami AS mengumumkan bahwa tidak ada tsunami yang diperkirakan akan melanda negara bagian California, Oregon, Washington, atau Alaska di AS, dan juga menepis kemungkinan tsunami yang akan menghantam provinsi British Columbia di Kanada.
Pihak berwenang Kolombia mengatakan, tidak ada ancaman tsunami di wilayah Pasifik Kolombia. Masyarakat diimbau supaya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh resmi dilaporkan oleh BMKG.
Kesimpulan, gempa bumi yang mengguncang Kolombia dan Bengkulu tidak berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia. BMKG terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.











