Bencana Alam

Kebakaran Melanda Mal Nipah Makassar, Dua Orang Mengalami Sesak Napas

×

Kebakaran Melanda Mal Nipah Makassar, Dua Orang Mengalami Sesak Napas

Share this article
Kebakaran Melanda Mal Nipah Makassar, Dua Orang Mengalami Sesak Napas
Kebakaran Melanda Mal Nipah Makassar, Dua Orang Mengalami Sesak Napas

GemaWarta – 10 Agustus 2026 | Mall Nipah Makassar, Sulawesi Selatan, dilanda kebakaran pada Minggu malam, 9 Agustus 2026. Api yang muncul di lantai 3 dan 4 berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari 30 menit.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang, kebakaran terjadi saat mal menjelang tutup. Pengunjung dan karyawan yang masih berada di dalam mal segera dievakuasi.

🔖 Baca juga:
Suhartina Bohari Mundur, Bahlil Lahadalia: Golkar Inklusif dan Terbuka untuk Kader

Dua orang dilaporkan mengalami sesak napas akibat asap tebal yang dihasilkan oleh kebakaran. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi.

Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan. Kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan pada bangunan relatif ringan.

🔖 Baca juga:
Waspada El Nino Godzilla: Ancaman Panas Ekstrem, Kebakaran, dan Krisis Kesehatan di Jawa Barat serta Depok

Manajemen Mal Nipah Makassar memastikan keselamatan pengunjung dan karyawan sebagai prioritas utama. Mereka bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran dan aparat terkait untuk menangani kejadian ini.

Mal Nipah Makassar kembali beroperasi normal pada Senin, 10 Agustus 2026, setelah kejadian kebakaran. Pengunjung dan karyawan dapat beraktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan keselamatan.

🔖 Baca juga:
Kebakaran di Djakarta Theater XXI: Api Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran di Mal Nipah Makassar menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tempat-tempat umum dengan aktivitas yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *