GemaWarta – 05 Juli 2026 | Insiden penembakan dan pembakaran pesawat Pilatus PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan aparat keamanan. Pesawat tersebut ditembak dan dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga dipimpin oleh Elkius Kobak, seorang pimpinan KKB di wilayah tersebut.
Pilot pesawat, Nicholas F. Goselin, seorang warga negara Amerika Serikat, tewas dalam insiden tersebut. Pemerintah telah mengutuk keras tindakan keji ini dan memastikan bahwa aparat keamanan akan menindak para pelaku. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan dan tindakan keji terhadap masyarakat maupun sarana transportasi udara.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 telah mengungkap hasil penyelidikan sementara yang menyebutkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip yang dipimpin oleh M. Mbalingga. Kelompok ini sebelumnya telah melontarkan ancaman terhadap aktivitas penerbangan di wilayah tersebut.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, telah menyerahkan jenazah pilot pesawat kepada PT AMA Air dan mengutuk keras tindakan yang merenggut nyawa seorang pelayan kemanusiaan. Ia juga memastikan bahwa TNI akan terus berkomitmen menjaga keamanan agar pelayanan kepada masyarakat di Papua dapat berlangsung dengan aman.
Insiden ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan di wilayah Papua, terutama bagi penerbangan perintis yang sangat bergantung pada transportasi udara. Pemerintah dan aparat keamanan harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah keamanan di wilayah tersebut dan memastikan bahwa kejahatan semacam ini tidak terulang lagi.











