Ekonomi

Saham BBCA Tertekan, IHSG Rawan Melorot: Apa yang Harus Dilakukan Investasi?

×

Saham BBCA Tertekan, IHSG Rawan Melorot: Apa yang Harus Dilakukan Investasi?

Share this article
Saham BBCA Tertekan, IHSG Rawan Melorot: Apa yang Harus Dilakukan Investasi?
Saham BBCA Tertekan, IHSG Rawan Melorot: Apa yang Harus Dilakukan Investasi?

GemaWarta – 20 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai rawan terkoreksi pada perdagangan saham Selasa (19/5), setelah anjlok 1,85% ke level 6.599 pada perdagangan kemarin (18/5). Di tengah tekanan aksi jual, analis merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Saham BBCA menjadi satu-satunya saham big banks yang berada di zona merah, dengan penurunan 1,63% menjadi Rp 6.025. Sementara itu, saham BBRI, BBNI, dan BMRI masih mencatatkan kenaikan tipis. BBRI menguat 0,33% ke level Rp 3.070, BBNI naik 0,26% menjadi Rp 3.810, dan BMRI menguat 0,24% ke posisi Rp 4.140.

🔖 Baca juga:
USD/IDR Tembus 17.425: Rupiah Terpuruk, Kebijakan BI, Konflik Global, dan Dampak pada Rating IDR MGM China

Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, memproyeksikan pergerakan saham big banks pada pekan ini masih akan dibayangi volatilitas tinggi. Menurut Nafan, tingginya volatilitas tersebut dipicu oleh pengumuman rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dirilis pekan lalu.

Nafan menyarankan investor untuk melakukan aksi beli secara bertahap atau akumulasi secara selektif di tengah fluktuasi pasar yang masih tinggi. Ia juga merekomendasikan investor untuk memantau pergerakan saham BBCA dan MEDC, serta saham-saham lainnya yang memiliki fundamental kuat dan daya tahan tinggi terhadap inflasi serta fluktuasi kurs.

🔖 Baca juga:
Rupiah 17.326 Pecah Rekor Terendah, UEA Keluar OPEC Picu Gejolak Pasar Valas

Di sisi lain, IHSG lanjut melemah ke level 6.370, dengan saham LQ45 CUAN, PTBA, dan MBMA berguguran. Indeks LQ45 merosot 2,50% hari ini. Namun, analis masih optimis bahwa IHSG akan bergerak di rentang support 6.500 dan resistance 6.720.

Kesimpulan: IHSG rawan melorot, namun analis merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, seperti BBCA dan MEDC. Investasi harus dilakukan dengan bijak dan memantau pergerakan saham secara teliti.

🔖 Baca juga:
Peran Chevron dalam Dinamika Global: Dari Keuangan hingga Energi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *