GemaWarta – 02 Juni 2026 | Bitcoin, mata uang kripto terbesar, terjun bebas di bawah $70.000 untuk pertama kalinya sejak April. Penurunan ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk penjualan Bitcoin oleh Strategy, keluarnya dana dari ETF (Exchange-Traded Fund) Bitcoin, dan ketakutan akan pergerakan harga yang tidak stabil.
Penjualan Bitcoin oleh Strategy, perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor. Penjualan ini merupakan yang pertama kalinya Strategy melepaskan sebagian dari portofolio Bitcoin-nya sejak 2019. Meskipun jumlah Bitcoin yang dijual relatif kecil, yaitu 32 Bitcoin, nilai totalnya mencapai $2,5 juta.
Selain itu, keluarnya dana dari ETF Bitcoin juga turut memperburuk sentimen pasar. Menurut data, lebih dari $3 miliar telah ditarik dari ETF Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir. Ini menunjukkan bahwa investor mulai kehilangan kepercayaan pada mata uang kripto.
Di sisi lain, pergerakan harga Bitcoin yang tidak stabil juga membuat investor was-was. Dalam beberapa hari terakhir, harga Bitcoin telah turun secara signifikan, menyentuh level terendah sejak April. Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa penurunan harga dapat berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
Namun, perlu diingat bahwa pasar kripto sangat volatil dan dapat berubah dengan cepat. Investor harus tetap waspada dan tidak terlalu terpengaruh oleh sentimen pasar yang sedang berlangsung. Dengan memantau perkembangan terbaru dan menganalisis data yang tersedia, investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam mengelola portofolio mereka.











