GemaWarta – 06 Juni 2026 | Pemerintah memastikan bahwa program latihan dasar militer (Latsarmil) komponen cadangan (Komcad) akan mempengaruhi jenjang karir para aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi peserta latihan.
Menurut Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini, pelatihan Latsarmil ini akan dicatat sebagai salah satu bagian dari kompetensi yang bersangkutan dan tentu akan berbanding lurus dengan sistem karier yang bersangkutan.
Rini menuturkan bahwa setiap ASN mempunyai kewajiban mengikuti program pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran (JP) per tahun, sedangkan untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) memiliki kewajiban 24 JP per tahun.
Dengan mengikuti Latsarmil yang berlangsung selama 1,5 bulan, Rini memastikan para ASN Komcad telah memenuhi jam pelajaran minimal yang telah ditentukan.
Capaian tersebut, lanjut dia, juga akan menjadi salah satu faktor untuk para pegawai mendapatkan kemajuan karir di instansi masing-masing.
Namun demikian, Rini berharap para ASN tidak hanya mengharapkan peningkatan karir setelah menjadi Komcad.
Dia berharap para ASN semakin memiliki jiwa nasionalisme tinggi, disiplin dan dapat diandalkan di instansi masing-masing.
Dengan demikian, para Komcad ASN semakin semangat bekerja untuk rakyat dan negara serta menjadi teladan bagi para ASN lain di instansi masing-masing.
Sebanyak 1.758 ASN telah selesai menjalankan pelatihan Latsarmil Komcad gelombang I.
Mereka mengikuti pendidikan militer di beberapa satuan TNI di antaranya Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, dan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak.
Selama satu setengah bulan, mereka mendapatkan banyak ilmu mulai dari pelatihan dasar militer seperti praktik menembak, simulasi operasi militer hingga materi secara teori di bidang nasionalisme dan kedisiplinan.
Setelah menyelesaikan pendidikan militer, para ASN Komcad akan dikembalikan ke instansi masing-masing untuk kembali bertugas.
Rini berharap para ASN Komcad dapat menjadi agen perubahan di instansi masing-masing dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan negara.
Di akhir, Rini menekankan bahwa pelatihan Latsarmil ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara.









