GemaWarta – 26 Juni 2026 | Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) di Sumatera Selatan telah dibuka. SPMB Sumsel 2026 memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri di Sumatera Selatan.
Proses pendaftaran SPMB Sumsel 2026 telah dimulai dan diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat. Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi namun tidak melakukan daftar ulang menjadi salah satu perhatian utama dalam proses SPMB Sumsel 2026.
Menurut Rektor Unsri, Prof. Dr. Taufik Marwah, kuota daya tampung PTN selalu patuh pada ketentuan kementerian. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menerima calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi.
Selain itu, Komisi X DPR RI juga menyoroti fenomena banyaknya calon mahasiswa yang telah diterima melalui jalur seleksi, namun akhirnya tidak melakukan registrasi ulang. Faktor ekonomi, memilih langsung bekerja setelah lulus sekolah, hingga faktor sosial seperti pernikahan usia muda yang masih ditemukan di sejumlah daerah menjadi beberapa alasan yang menyebabkan lulusan SMA tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kemendikdasmen menargetkan sebagian sekolah terdampak bencana di Sumatera dapat digunakan mulai tahun ajaran 2026/2027 atau mulai tahun ajaran baru. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti ketika melihat renovasi sekolah di Kabupatek Pidie, Aceh.
SPMB SMA Sulsel 2026 Jalur Prestasi dibuka mulai 25–26 Juni 2026, pendaftaran di situs https://spmb.sulselprov.go.id menggunakan NISN. Calon murid baru yang akan mendaftar melalui Jalur Prestasi harus memenuhi sejumlah persyaratan umum yang telah ditetapkan.
Kesimpulan, SPMB Sumsel 2026 telah dibuka dan proses pendaftaran telah dimulai. Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi namun tidak melakukan daftar ulang menjadi salah satu perhatian utama dalam proses SPMB Sumsel 2026. Kemendikdasmen menargetkan sebagian sekolah terdampak bencana di Sumatera dapat digunakan mulai tahun ajaran 2026/2027.











