GemaWarta – 23 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penunjukan tersebut dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan dan menyukseskan program tersebut.
Sudaryono memiliki latar belakang akademis di bidang teknik dan manajemen. Ia menempuh pendidikan menengah di SMA Taruna Nusantara dan menjadi lulusan terbaik pada 2003. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Jepang melalui jalur beasiswa.
Sebelum dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Ia dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Sudaryono berharap dapat mengembangkan program MBG dengan baik dan transparan.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga mengucapkan selamat atas dilantiknya Sudaryono sebagai Kepala BGN. Ia optimis program MBG akan dikelola secara tepat dan transparan di bawah kepemimpinan Sudaryono.
Sudaryono akan melepas jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian karena aturan larangan perangkapan jabatan. Ia mempunyai pengalaman terkait ketahanan pangan selama menjadi Wakil Menteri Pertanian.
Dengan pengalaman dan komitmen yang kuat, Sudaryono diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam program MBG. Ia berharap dapat meningkatkan gizi anak-anak Indonesia dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN juga dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo Hadi mengemukakan bahwa penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN adalah untuk memperkuat pelaksanaan program MBG.
Sudaryono lahir di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Ia memiliki latar belakang keluarga petani dan berangkat dari pengalaman hidup yang tidak mudah.
Setelah dilantik, Sudaryono berharap dapat segera memulai tugasnya sebagai Kepala BGN. Ia berkomitmen untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk program MBG.
Di akhir, Sudaryono berharap dapat membawa perubahan positif dalam program MBG dan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. Ia juga berharap dapat bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai tujuan tersebut.











