GemaWarta – 11 Mei 2026 | Pemerintah Kota Semarang baru saja membangun Gudang Logistik Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang. Pembangunan ini merupakan bagian dari program koperasi merah putih yang digagas oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi, mengatakan bahwa program koperasi merah putih telah melewati beberapa tahapan. Pada fase pertama, sudah terbentuk sekitar 80 ribu lebih koperasi merah putih dari sisi kelembagaan. Kemudian, pada fase kedua, sekitar 7.000 bangunan koperasi desa/kelurahan merah putih telah 100 persen siap beroperasi.
Rencananya, pada bulan Juli atau Agustus mendatang, akan diluncurkan 30 ribu gedung gerai koperasi yang siap beroperasi. Namun, program ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti pemerataan akses listrik dan internet, digitalisasi yang belum merata, serta kendala lahan dan permodalan di berbagai daerah.
Pembangunan koperasi modern membutuhkan listrik dan internet yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Kemudian, terkait digitalisasi, Indeks Masyarakat Digital (IMD) Indonesia masih belum merata, dengan beberapa daerah memiliki tingkat literasi digital yang tinggi, sementara daerah lain masih membutuhkan pembinaan.
Untuk mengatasi kendala lahan, desain untuk lahan di bawah 1.000 meter persegi sedang disiapkan. Sementara itu, kendala permodalan telah banyak relaksasi dari sisi regulasi dan kemudahan untuk mendapatkan kemitraan dari BUMN. Pembiayaan juga akan dibantu melalui pengelolaan dari Agrinas, baik dari sisi barang maupun manajer koperasi yang saat ini masih dalam tahap seleksi.
Kota Semarang menjadi salah satu kota yang telah memiliki gedung koperasi merah putih. Dengan demikian, diharapkan koperasi merah putih dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan ekonomi lokal.









