GemaWarta – 22 Juni 2026 | Pertikaian antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni kembali memanas setelah Trump mengklaim bahwa Meloni telah ‘memohon’ untuk berfoto dengannya di KTT G7 di Prancis. Meloni dengan tegas membantah pernyataan Trump tersebut dan menyatakan bahwa hal itu adalah ‘kebohongan belaka’.
Meloni juga menegaskan bahwa Italia tidak pernah memohon kepada siapa pun dan bahwa dia sendiri tidak pernah memohon untuk berfoto dengan Trump. Ia menambahkan bahwa Trump seharusnya lebih fokus pada masalah-masalah yang dihadapi oleh Amerika Serikat dan sekutunya daripada mengeluarkan pernyataan yang tidak pantas tentang dirinya.
Pertikaian ini memanas setelah Trump mengeluarkan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Italia, La7. Meloni kemudian merespons dengan mengeluarkan pernyataan bahwa Trump telah ‘menciptakan kebohongan’ tentang insiden tersebut dan bahwa dia sendiri tidak pernah memohon untuk berfoto dengan Trump.
Menurut beberapa sumber, pertikaian ini juga terkait dengan ketegangan antara Amerika Serikat dan Italia terkait dengan isu-isu seperti perdagangan dan keamanan. Meloni telah menjadi salah satu sekutu terdekat Trump di Eropa, namun pertikaian ini telah menimbulkan keraguan tentang masa depan hubungan antara kedua negara.
Trump dan Meloni sebelumnya telah memiliki hubungan yang erat, dengan Meloni bahkan menghadiri pelantikan Trump sebagai Presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya. Namun, pertikaian ini telah menimbulkan keraguan tentang apakah hubungan tersebut masih dapat dipertahankan.
Dalam beberapa hari terakhir, pertikaian antara Trump dan Meloni telah memanas, dengan kedua belah pihak saling mengeluarkan pernyataan yang keras. Pertikaian ini telah menarik perhatian dari seluruh dunia dan telah menjadi topik utama dalam berbagai media.
Kesimpulannya, pertikaian antara Trump dan Meloni telah menimbulkan keraguan tentang masa depan hubungan antara Amerika Serikat dan Italia. Pertikaian ini juga telah menarik perhatian dari seluruh dunia dan telah menjadi topik utama dalam berbagai media. Kedua belah pihak perlu untuk menemukan cara untuk menyelesaikan pertikaian ini dan memulihkan hubungan yang telah rusak.











