Ekonomi

IHSG Berpotensi Koreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan Saham INKP hingga EXCL

×

IHSG Berpotensi Koreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan Saham INKP hingga EXCL

Share this article
IHSG Berpotensi Koreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan Saham INKP hingga EXCL
IHSG Berpotensi Koreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan Saham INKP hingga EXCL

GemaWarta – 24 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Jumat (24/7/2026). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi harga minyak dunia dan kebijakan tarif impor baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.

Menurut analis, IHSG berpotensi turun ke level 6.110-6.380. Untuk strategi rekomendasi saham, beberapa analis merekomendasikan saham PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

🔖 Baca juga:
IHSG Turun 4,55%, Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Menyusut 24,55%

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, menjelaskan bahwa secara teknikal, pergerakan IHSG mengalami overheat pada area MA60 resistance akibat dorongan aksi ambil untung (profit taking). Indikator Stochastics K-D menunjukkan sinyal negatif serta RSI mengindikasikan kondisi jenuh beli (overbought).

Sementara itu, analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova, mengatakan bahwa IHSG berpotensi turun dalam jangka pendek setelah mencapai target ideal subwave III di level 6.453 berdasarkan proyeksi Fibonacci. Pada perdagangan sebelumnya, indeks membentuk pola candlestick shooting star yang mengindikasikan peluang koreksi menuju area 6.147-6.220 sebelum kembali melanjutkan kenaikan pada gelombang berikutnya.

Dalam beberapa hari terakhir, IHSG telah mengalami tekanan jual yang cukup signifikan, dipengaruhi oleh sentimen global yang membebani minat investor terhadap aset berisiko. Dua faktor yang paling dominan adalah memanasnya konflik di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dunia serta kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat.

🔖 Baca juga:
PT Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik: Alarm Keras bagi Industri Baja Nasional

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap potensi terganggunya pasokan energi global. Menurut analis, kenaikan harga energi berpotensi memperbesar tekanan inflasi di berbagai negara sehingga memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga global akan bertahan di level tinggi lebih lama.

Oleh karena itu, investor diimbau untuk mencermati area koreksi IHSG hari ini di 6.146-6.219. Lalu bagaimana strategi rekomendasi sahamnya? IHSG masih berpeluang menguat menguji 6.470-6.667 sekaligus area gap-nya.

Untuk perdagangan hari ini, beberapa analis merekomendasikan saham INKP dengan target harga ke Rp 8.350, JPFA dengan target harga ke Rp 2.290, MEDC dengan target harga ke Rp 1.420, PGAS dengan target harga ke level 1.580, serta PGEO dengan target harga ke Rp 1.100.

🔖 Baca juga:
Ekspor CPO Melesat, Indonesia Perkuat Kedudukan Sebagai Raja Sawit Dunia

Kesimpulan, IHSG berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah dan kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat. Investor diimbau untuk mencermati area koreksi IHSG hari ini di 6.146-6.219 dan merekomendasikan saham INKP hingga EXCL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *