Ekonomi

INVI Perluas Ekosistem Bus Listrik dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

×

INVI Perluas Ekosistem Bus Listrik dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Share this article
INVI Perluas Ekosistem Bus Listrik dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
INVI Perluas Ekosistem Bus Listrik dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

GemaWarta – 24 Juni 2026 | PT Energi Makmur Buana (INVI) menyatakan dukungannya terhadap percepatan elektrifikasi transportasi di Indonesia melalui sejumlah kolaborasi strategis. Inisiatif tersebut mencakup dukungan terhadap target elektrifikasi armada TransJakarta, pengembangan layanan bus listrik antarkota antarprovinsi (AKAP) di Kalimantan Barat, hingga pengembangan sumber daya manusia melalui program INVI Technician Academy.

Direktur Utama INVI, Alif Sasetyo, mengatakan kendaraan listrik semakin relevan bagi sektor transportasi nasional karena dapat mendukung efisiensi operasional sekaligus memperkuat ketahanan energi. Kolaborasi menjadi kunci untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

🔖 Baca juga:
Chery J6 EREV Siap Meluncur di Indonesia, Apa Kelebihannya?

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara INVI, PT Kalista Nusa Armada (Kalista Group), dan tiga operator TransJakarta. Kerja sama itu ditujukan untuk mendukung target elektrifikasi lebih dari 10.000 armada TransJakarta pada 2030 melalui pendekatan ekosistem yang melibatkan penyedia kendaraan, operator, infrastruktur pengisian daya, dan layanan operasional.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Pertamina (Persero) menjalin kolaborasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pelatihan vokasi bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program Ketenagakerjaan dan Pendayagunaan SDM.

🔖 Baca juga:
Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Berdampak pada Pembelian Mobil dan Motor

Di sisi lain, MIND ID memetakan potensi sulfur dari by product tambang tembaga dan emas untuk mengurangi impor dan mendukung industri hilirisasi nikel serta baterai kendaraan listrik di Indonesia. Direktur Perencanaan Pengolahan Sumber Daya Mineral MIND ID, Budi Santoso mengatakan pihaknya bersama anggota holding saat ini sedang melakukan inventarisasi terhadap potensi sulfur yang terkandung dalam by-product tambang.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi MIND ID untuk memperkuat rantai pasok mineral nasional secara lebih terintegrasi. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi mineral utama, MIND ID juga mendorong pengembangan bahan pendukung yang selama ini masih bergantung pada pasokan luar negeri.

🔖 Baca juga:
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo dan Solar Nonsubsidi, Ini Daftar Lengkapnya

Kesimpulan, pengembangan sumber daya manusia dan elektrifikasi transportasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja dan memperkuat ketahanan energi nasional. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan industri menjadi penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *