HUKUM

Michael Steven Kresna Life: Dari Buronan Hingga Ditangkap, Bagaimana Masa Depannya?

×

Michael Steven Kresna Life: Dari Buronan Hingga Ditangkap, Bagaimana Masa Depannya?

Share this article
Michael Steven Kresna Life: Dari Buronan Hingga Ditangkap, Bagaimana Masa Depannya?
Michael Steven Kresna Life: Dari Buronan Hingga Ditangkap, Bagaimana Masa Depannya?

GemaWarta – 29 Juni 2026 | Michael Steven, mantan bos PT Kresna Life, telah ditangkap di Maroko setelah menjadi buronan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan penggelapan dana asuransi nasabah. Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Untung Widyatmoko, mengungkapkan bahwa yang bersangkutan telah ditangkap dan dipulangkan ke Indonesia setelah melarikan diri ke Maroko.

Michael Steven sebelumnya telah ditangkap oleh otoritas Maroko pada 12 Maret 2026 sesuai permintaan Sekretariat NCB Interpol Indonesia. Setelah itu, proses ekstradisi diajukan oleh Indonesia melalui Kementerian Hukum dan Kementerian Luar Negeri kepada Kerajaan Maroko.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Roy Suryo: Tuduhan Ijazah Jokowi, RJ, dan Tuduhan Kepribadian Ganda

Pemerintah Kerajaan Maroko kemudian mengabulkan permohonan ekstradisi yang diajukan Pemerintah Indonesia pada 12 Juni 2026. Steven kemudian diserahkan oleh Kerajaan Maroko ke Hubinter Polri pada Sabtu (20/6/2026) lalu dan langsung dibawa ke Indonesia pada Minggu (21/6/2026).

Sementara itu, Polri juga berhasil menangkap buron paling dicari asal China, Zheng Rongjing, di Bandara Soekarno-Hatta. Zheng merupakan buron kasus penipuan daring atau online scam internasional. Penangkapan itu dilakukan setelah Polri menerima permintaan untuk menangkap Zheng jika masuk ke RI dari NCB Beijing sejak Maret lalu.

🔖 Baca juga:
Penyelundupan di Indonesia: TNI AL dan Pihak Berwajib Gagalkan Beberapa Kasus Penyelundupan

Dalam konteks ekonomi, pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi dan insentif untuk masyarakat senilai Rp26,34 triliun pada semester II 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa stimulus ekonomi tersebut diberikan di tengah tekanan geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah untuk terus mendorong tingkat konsumsi domestik dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi.

Dalam bidang kesehatan, dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, menyebut kebiasaan sederhana seperti pijat perut selama lima menit setelah bangun tidur dapat memberikan manfaat bagi kesehatan pencernaan. Teknik pijat tersebut cukup mudah dilakukan dengan mengikuti jalur alami usus besar agar dapat membantu mendorong pergerakan sisa makanan di dalam saluran pencernaan.

🔖 Baca juga:
Menteri Sosial Indonesia: Dari Kasus Korupsi hingga Upaya Membangun Sekolah Rakyat

Kesimpulan, penangkapan Michael Steven dan Zheng Rongjing menunjukkan upaya pemerintah dalam menangani kasus-kasus kejahatan internasional. Sementara itu, stimulus ekonomi dan insentif yang disiapkan pemerintah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam bidang kesehatan, kebiasaan sederhana seperti pijat perut dapat memberikan manfaat bagi kesehatan pencernaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *