Otomotif

Solar Subsidi Tak Bisa Pakai, Ini Biaya Full Tank Mobil Diesel Modern yang Harus Kamu Tahu!

×

Solar Subsidi Tak Bisa Pakai, Ini Biaya Full Tank Mobil Diesel Modern yang Harus Kamu Tahu!

Share this article
Solar Subsidi Tak Bisa Pakai, Ini Biaya Full Tank Mobil Diesel Modern yang Harus Kamu Tahu!
Solar Subsidi Tak Bisa Pakai, Ini Biaya Full Tank Mobil Diesel Modern yang Harus Kamu Tahu!

GemaWarta – 07 Mei 2026 | Pemilik mobil diesel modern kini harus menelan dampak nyata setelah pemerintah mencabut solar subsidi. Kenaikan harga solar non‑subsidi mencapai sekitar Rp30.000 per liter pada awal Mei 2026, memaksa konsumen menghitung ulang biaya pengisian penuh tangki.

Menurut data terbaru, harga diesel non‑subsidi di wilayah Jabodetabek melonjak dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter untuk Dexlite, dan Pertamina Dex mencapai Rp27.900 per liter. Dengan tarif baru ini, perkiraan biaya untuk mengisi penuh tangki beberapa model populer menjadi jauh lebih tinggi.

🔖 Baca juga:
Operasi Militer Global: Dari Blokade Iran Hingga Kemitraan Pertahanan Indonesia-AS
Model Kapasitas Tangki (L) Biaya Full Tank (Rp)
Toyota Kijang Innova 55 1.650.000
Mitsubishi Pajero Sport 80 2.400.000

Dengan asumsi harga Rp30.000 per liter, pemilik Toyota Kijang Innova harus menyiapkan sekitar satu setengah juta rupiah untuk satu kali pengisian penuh, sementara pemilik Mitsubishi Pajero Sport siap mengeluarkan hingga dua setengah juta rupiah. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya ketika solar masih mendapatkan subsidi pemerintah.

Di tengah kebijakan ini, pemerintah sekaligus meluncurkan program subsidi untuk kendaraan listrik. Rencana pemberian subsidi untuk 100 ribu unit motor dan mobil listrik diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada BBM, sekaligus menekan beban anggaran energi negara. Insentif tersebut meliputi pembebasan PPN dan potongan harga hingga Rp5 juta per unit kendaraan listrik, menambah daya tarik beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

🔖 Baca juga:
Superindo Gelar Promo Besar Hari Ini, Diskon Buah Segar dan Kebutuhan Rumah Tangga Hingga 50%

Sementara itu, pakar keselamatan jalan Victor Assani menyoroti bahwa peningkatan beban biaya BBM dapat memicu perilaku mengemudi yang kurang efisien, seperti akselerasi mendadak dan pengereman keras. “Semakin mahal bahan bakar, semakin penting bagi pengendara untuk mengoptimalkan teknik mengemudi,” ujarnya.

Untuk membantu pemilik mobil diesel mengendalikan pengeluaran, berikut delapan tips hemat BBM yang dapat diterapkan tanpa mengorbankan performa:

🔖 Baca juga:
Harga Perak Antam Jatuh ke Zona Merah, Sementara Harga di Bengkulu Selatan Melonjak Tajam – Apa yang Harus Anda Ketahui?
  1. Jaga kecepatan konstan, hindari akselerasi dan pengereman mendadak.
  2. Rutin melakukan servis mesin untuk memastikan pembakaran optimal.
  3. Gunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan.
  4. Periksa tekanan angin ban secara berkala; ban kurang tekanan meningkatkan konsumsi.
  5. Kurangi beban berlebih di dalam kendaraan; barang berat menambah konsumsi.
  6. Matikan mesin saat berhenti lama, misalnya di lampu merah lebih dari 30 detik.
  7. Manfaatkan teknologi cruise control pada jalan tol untuk menjaga kecepatan stabil.
  8. Rencanakan rute perjalanan agar tidak terjebak macet panjang.

Strategi di atas tidak hanya menurunkan biaya bahan bakar, tetapi juga berkontribusi pada penurunan emisi karbon, selaras dengan upaya pemerintah mengurangi jejak lingkungan.

Secara keseluruhan, hilangnya solar subsidi menimbulkan beban finansial yang signifikan bagi pemilik mobil diesel, namun kombinasi kebijakan kendaraan listrik dan praktik mengemudi hemat dapat meredam dampak tersebut. Konsumen diharapkan dapat menyesuaikan perilaku berkendara dan memanfaatkan insentif listrik untuk jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *