GemaWarta – 12 Mei 2026 | Penyanyi asal Inggris, Dua Lipa, menggugat Samsung senilai US$15 juta karena dugaan penggunaan fotonya di kemasan televisi tanpa izin. Gugatan ini memicu perdebatan soal hak cipta dan eksploitasi citra selebritas.
Samsung diduga menggunakan foto Dua Lipa di kardus TV Plus untuk menciptakan kesan asosiasi resmi, padahal tidak ada kontrak atau persetujuan kerja sama antara keduanya. Tim hukum Dua Lipa menilai tindakan Samsung sebagai pelanggaran serius yang mengabaikan permintaan penghentian penggunaan foto.
Sementara itu, Samsung juga menghadapi persaingan yang kian sengit di pasar televisi dan peralatan rumah tangga di China. Merek-merek TV dan home appliances China seperti Haier, Midea, Hisense, dan TCL, telah meningkatkan kualitas produknya, serta mempertahankan patokan harga yang tidak dapat diimbangi oleh struktur biaya Samsung.
Dalam beberapa dekade terakhir, loyalitas konsumen China akan merek domestik juga terus menguat signifikan, terutama setelah konflik geopolitik yang melibatkan negaranya. Samsung memutuskan untuk menarik diri dari pasar televisi dan home appliances di China.
Di lain pihak, perang antara AS dan Iran masih berlangsung. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa perang belum akan berakhir sebelum uranium yang diperkaya milik Iran dipindahkan dan fasilitas nuklirnya dibongkar.
AS dan Iran gagal mencapai perdamaian, dengan saling menolak tuntutan untuk mengakhiri perang. Harga minyak mentah Brent melonjak 2,69 persen per barrel untuk pengiriman Juli, setelah kebuntuan negosiasi antara kedua negara.
Kesimpulan, Dua Lipa menggugat Samsung atas dugaan penggunaan foto tanpa izin, sementara Samsung menghadapi persaingan di pasar China dan konflik AS-Iran masih berlangsung.









