Kesehatan

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Tiga Meninggal dan Berdampak Global

×

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Tiga Meninggal dan Berdampak Global

Share this article
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Tiga Meninggal dan Berdampak Global
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Tiga Meninggal dan Berdampak Global

GemaWarta – 12 Mei 2026 | Wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan menimbulkan kepanikan di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkonfirmasi bahwa tujuh kasus hantavirus telah terdeteksi di penumpang dan kru kapal pesiar tersebut, dengan tiga di antaranya telah meninggal.

Kasus pertama dilaporkan pada seorang pria berusia 70 tahun yang meninggal pada 11 April setelah menunjukkan gejala penyakit. Istrinya, yang berusia 69 tahun, juga meninggal beberapa hari kemudian setelah dinyatakan terinfeksi hantavirus. Kasus ketiga adalah seorang dokter kapal yang dinyatakan positif strain Andes hantavirus dan telah dievakuasi ke Belanda untuk menjalani perawatan isolasi.

🔖 Baca juga:
Keracunan MBG di Demak: Lebih dari 100 Santri Dirawat, Penyebab Masih Ditelusuri

WHO telah menyatakan bahwa wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius bukan merupakan awal dari pandemi baru, karena karakteristik penyebaran hantavirus sangat berbeda dengan Covid-19. Hantavirus menyebar melalui kontak yang dekat dan erat, sehingga risiko kesehatan masyarakat secara umum masih tergolong rendah.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengidentifikasi seorang warga negara asing (WNA) yang tinggal di Jakarta Pusat telah berkontak erat dengan penumpang terjangkit Hantavirus di kapal pesiar tersebut. WNA tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan dan dinyatakan negatif hantavirus.

🔖 Baca juga:
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius: 3 Orang Meninggal, Penumpang Diisolasi

Kemenkes telah meminta Puskesmas Kecamatan Senen memantau secara berkelanjutan terkait pasien WNA yang berkontak erat tersebut sesuai arahan isolasi kontak erat dari WHO. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap waspada terhadap penyebaran hantavirus.

Dalam beberapa minggu terakhir, kapal pesiar MV Hondius telah melakukan perjalanan ke beberapa negara, termasuk Argentina, Afrika Selatan, dan Belanda. Penumpang dan kru kapal pesiar tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan dan isolasi untuk mencegah penyebaran hantavirus lebih lanjut.

🔖 Baca juga:
Dirut RSHS Bandung Ungkap Kronologi Bayi Nyaris Tertukar, Klaim Penyelesaian Kekeluargaan Telah Selesai

Wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius telah menimbulkan kepanikan di seluruh dunia, namun WHO dan Kemenkes telah menegaskan bahwa risiko kesehatan masyarakat secara umum masih tergolong rendah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan jika memiliki gejala penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *