GemaWarta – 12 Mei 2026 | Pemerintah memastikan dana revitalisasi sekolah digunakan secara tepat sasaran. Salah satu caranya dengan menyalurkan langsung dana bantuan kepada kepala sekolah satuan pendidikan penerima manfaat.
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengatakan bahwa pemerintah telah menyalurkan dana revitalisasi kepada 16.167 sekolah dengan total anggaran Rp 1,2 miliar.
Ia menjelaskan bahwa dalam melaksanakan program revitalisasi ini, pemerintah menerapkan sistem swakelola. Skema ini memungkinkan satuan pendidikan untuk terlibat langsung dalam proses perbaikan.
Dengan swakelola ini, sekolah dapat melibatkan warga sekitar untuk dipekerjakan. Sekolah juga bisa mengatur eksekusi revitalisasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal.
Dudung memastikan pihaknya melakukan pengawasan langsung untuk memastikan dana revitalisasi tersalurkan dengan baik. Ia menjamin siswa dapat merasakan dampak dari revitalisasi dengan maksimal.
Pemerintah juga melakukan peninjauan dan pengecekan berkala kepada satuan pendidikan penerima untuk memastikan transparansi dana revitalisasi.
Presiden Prabowo ingin anak-anak Indonesia belajar di ruang kelas yang aman, layak, dan siap menghadapi masa depan yang akan nantinya bersaing dengan dunia luar.
Dengan demikian, pemerintah berkomitmen untuk memastikan dana revitalisasi sekolah digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.











