GemaWarta – 09 Mei 2026 | Insiden penemuan benda asing dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, kali ini di SMP Negeri 2 Purworejo. Seorang siswa menemukan benda mencurigakan yang menyerupai lintah dalam kondisi mati di menu tumis sawi dan wortel.
Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, menyatakan bahwa pihaknya telah merekomendasikan penutupan sementara dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai bermasalah. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang bagi evaluasi menyeluruh terhadap standar higienitas penyajian makanan.
Inspeksi mendadak (sidak) telah dilakukan ke sejumlah lokasi dapur MBG, dan hasilnya menunjukkan bahwa dua unit SPPG tidak memenuhi standar pelayanan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, meminta seluruh sekolah penerima program MBG untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kontrol kualitas di SPPG.
Pihak sekolah segera menarik sisa distribusi makanan saat itu untuk memastikan tidak ada siswa lain yang mengonsumsinya. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 2 Purworejo, Kofsatun Mardiyah, mengonfirmasi laporan tersebut dan menyatakan bahwa respons dari SPPG cukup cepat.
Dalam rangka meningkatkan kualitas gizi dan kebersihan bagi para siswa, Dindikbud Purworejo kini tengah berkoordinasi dengan koordinator SPPG wilayah setempat untuk mengaudit sistem pengolahan dan distribusi makanan.
Peristiwa ini menekankan pentingnya pengawasan dan kontrol kualitas dalam program MBG. Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada siswa benar-benar layak, higienis, dan bebas dari kontaminasi.











