GemaWarta – 25 April 2026 | Pertandingan pekan ke-26 Liga Portugal 2025/26 antara Casa Pia dan SC Braga berakhir dengan kemenangan tipis 0-1 untuk Braga. Gol tunggal yang memutuskan laga datang lewat serangan balik yang terorganisir, mempertegas posisi Braga di papan atas klasemen sementara menambah beban krisis yang dialami Casa Pia.
Di babak pertama, Casa Pia tampil dengan formasi 4-3-3 yang dipimpin pelatih Álvaro Pacheco. Namun, serangan mereka terkendali oleh pertahanan Braga yang disiplin. Pada menit ke-34, Braga memperoleh tendangan bebas di area penalti Casa Pia. Bola dimanfaatkan oleh Rodrigo Zalazar, yang setelah pulih dari cedera otot pada kaki kanan, menunjukkan kebugarannya dengan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang, memberi keunggulan pertama bagi tim tamu.
Setelah gol tersebut, Casa Pia meningkatkan intensitas serangan. Pemain veteran Cassiano, yang selama 13 pertandingan terakhir menjadi starter, harus masuk dari bangku cadangan untuk pertama kalinya pada tahun 2026, menandakan perubahan taktik di menit jeda. Sayangnya, upaya mereka tak membuahkan hasil dan laga berakhir dengan skor 0-1.
Hasil ini menambah deretan delapan pertandingan beruntun tanpa kemenangan Casa Pia. Tim yang berada di posisi 16 klasemen dengan 26 poin kini berada dua poin di atas zona aman, tepat di belakang Estrela da Amadora yang menempati tempat pertama di zona selamat. Kegagalan mencetak gol sekaligus kehilangan poin penting menambah tekanan pada Pacheco menjelang sisa empat pekan musim.
Sementara itu, Braga melanjutkan perjuangannya di zona atas. Dengan 58 poin, mereka berada di urutan keempat, berjarak hanya tiga poin dari posisi ketiga yang menjanjikan tiket langsung ke fase grup Liga Europa. Keberhasilan mereka menambah kepercayaan diri pelatih Carlos Vicens, yang menilai kembali strategi menyerang tim dengan menambah peran pemain seperti Pau Víctor. Pemain Spanyol tersebut telah mencetak gol penting melawan Casa Pia, menambah total empat gol di tiga pertemuan terakhir melawan tim minho.
Selain golnya, Pau Víctor juga berkontribusi dengan tujuh assist, menunjukkan peran sentralnya dalam lini serang Braga. Statistiknya menyaingi performa di Barcelona B, di mana ia pernah mencatat 20 gol dalam satu musim. Dengan performa tersebut, ia menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan di sisa pertandingan liga.
Selain pemain kunci, kehadiran kembali Rodrigo Zalazar setelah cedera menjadi faktor penentu. Selama 42 penampilan musim ini, ia mencetak 22 gol dan memberikan 7 assist. Kepulangannya meningkatkan dinamika serangan Braga, memberi harapan bagi tim untuk mengamankan posisi di Liga Europa atau bahkan bersaing untuk tempat di Liga Champions.
Berikut adalah ringkasan klasemen sementara Liga Portugal setelah laga Casa Pia vs Braga:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | FC Porto | 71 |
| 2 | SL Benfica | 68 |
| 3 | Sporting CP | 66 |
| 4 | SC Braga | 58 |
| 5 | Vitória SC | 55 |
| 16 | Casa Pia | 26 |
| 17 | Estrela da Amadora | 28 |
Ke depan, Casa Pia akan menjamu Gil Vicente pada Senin malam, mengulang skenario yang sama seperti pada pertemuan pertama mereka. Sementara Braga menyiapkan diri menghadapi pertandingan melawan Tondela dan Rio Ave, serta kunjungan ke Guimarães. Kedua tim berusaha mengoptimalkan poin yang tersisa demi tujuan masing-masing: Braga menargetkan tiket Liga Europa, sedangkan Casa Pia berjuang menghindari degradasi.
Secara keseluruhan, laga Casa Pia vs Braga menegaskan perbedaan kondisi kedua klub. Braga menunjukkan stabilitas dan ambisi di atas kertas, sementara Casa Pia harus mencari solusi cepat untuk mengakhiri kemerosotan yang telah berlangsung lebih dari dua bulan.











