GemaWarta – 23 Juni 2026 | Universitas Airlangga (Unair) baru-baru ini menjadi sorotan karena beberapa kejadian yang menarik dan inspiratif. Mulai dari aksi demo masyarakat sipil di depan Gedung Negara Grahadi hingga momen wisuda bertiga keluarga Ashanty, Unair memang tidak pernah kekurangan kejadian menarik.
Pada aksi demo masyarakat sipil, sekitar 200 hingga 300 orang, termasuk akademisi dari Unair, menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi. Mereka memprotes keterlibatan TNI dalam pemerintahan dan menuntut perhatian pemerintah terhadap kenaikan harga bahan pangan pokok.
Sementara itu, keluarga Ashanty, yaitu Ashanty, Anang Hermansyah, dan putra mereka Azriel, berhasil wisuda bersama di Unair. Momen langka ini menjadi perhatian publik dan menuai pujian dari banyak orang. Ashanty dan keluarganya membuktikan bahwa kesibukan bukanlah alasan untuk berhenti bertumbuh dan bahwa pendidikan tidak mengenal usia.
Di lain pihak, pemerintah juga mengumumkan bahwa mereka akan menggelontorkan stimulus sebesar Rp 26,34 triliun pada semester II 2026 untuk insentif transportasi, program magang vokasi, dan bantuan pangan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pangan pokok.
Namun, Unair juga tidak luput dari kontroversi. Baru-baru ini, video mesum yang melibatkan mahasiswa Unair beredar luas di media sosial. Pihak kampus telah membenarkan bahwa video tersebut melibatkan mahasiswa internal kampus dan saat ini sedang ditangani oleh Komisi Etik.
Dalam kesimpulan, Universitas Airlangga memang tidak pernah kekurangan kejadian menarik dan inspiratif. Dari aksi demo masyarakat sipil hingga momen wisuda bertiga keluarga Ashanty, Unair terus menjadi sorotan publik. Meskipun demikian, pihak kampus juga harus terus meningkatkan kualitas dan integritas dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.











